Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penurunan signifikan sebesar 1,89% pada Kamis (26/03). Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor terkait ketidakpastian global.
Pelemahan IHSG di Tengah Sentimen Negatif
Ketidakpastian di pasar internasional menjadi salah satu pemicu utama pelemahan IHSG. Situasi geopolitik di Timur Tengah turut menambah tekanan, mengingat negosiasi Amerika Serikat dan Iran mengalami kebuntuan. Harga minyak yang terus berada di zona hawkish juga menambah beban.
Harga minyak yang tinggi dapat mendorong perubahan kebijakan The Fed. Jika harga tetap dalam kisaran USD80-USD100 per barel, ada potensi kenaikan suku bunga. Ini menjadi perhatian investor yang kini semakin berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Tekanan Merata di Berbagai Sektor
Tekanan jual membawa IHSG ke level terendah di 7.152,59 sebelum ditutup di 7.164. Sektor energi dan saham berkapitalisasi besar seperti PT Astra International Tbk (ASII) mengalami penurunan signifikan. Saham ASII turun 5,30% ke Rp6.250, menunjukkan dampak luas dari sentimen negatif tersebut.
Di sisi lain, total volume transaksi mencapai 311,44 miliar lot dengan nilai Rp32,35 triliun. Angka ini mencerminkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi di tengah tekanan pasar. Investor diimbau untuk menerapkan strategi manajemen risiko yang disiplin dalam situasi ini.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, merekomendasikan strategi average up dengan perhitungan matang. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko di tengah volatilitas yang tinggi akibat situasi geopolitik dan ekonomi global.
Pada akhirnya, pasar saham Indonesia menghadapi tantangan signifikan dari pembukaan perdagangan. Investor harus terus memonitor perkembangan situasi global yang dapat mempengaruhi pasar finansial dan membuat keputusan bijak berdasarkan analisis terkini.
Referensi:
- MetroTV, IHSG Hari Ini Turun 1,89% ke 7.164, Dipicu Sentimen Global dan Minyak. Diakses 26 Maret 2026
- IDN Financials, Rupiah unggul, saham transportasi tetap kuat meski IHSG turun 1,89. Diakses 26 Maret 2026
- Kabar Bursa, IHSG Anjlok 1,89 Persen ke Level 7.164. Diakses 26 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












