IHSG Diramal Koreksi 4 Mei, Cek Saham Pilihan Analis

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
IHSG Diramal Koreksi 4 Mei, Cek Saham Pilihan Analis

Share this article

Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal melanjutkan tekanan pada Senin (4/5) menuju level 6.838 setelah ditutup melemah 2,03% ke 6.956 pada penutupan sebelumnya. Pelaku pasar menunggu rilis data inflasi April dan neraca perdagangan Indonesia sebagai katalis utama hari ini.

Tekanan jual masih mendominasi sepanjang pekan ini dengan IHSG terkoreksi 2,42% secara mingguan. Sentimen global juga menjadi penentu setelah meredanya konflik di Timur Tengah membantu pasar saham AS mencetak rekor pekan lalu.


Key Takeaways

  • Support IHSG ada di 6.838 dan 6.745, resistance di 7.022 dan 7.240 menurut MNC Sekuritas.
  • Saham komoditas seperti Newmont (NEM) di pasar global ikut menjadi acuan untuk eksposur emas dan tambang.
  • Faktor penentu berikutnya adalah rilis data inflasi April dan neraca dagang Indonesia.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut IHSG rentan terkoreksi di rentang 6.645 sampai 6.838 pada perdagangan Senin. Dia melihat resistance terdekat ada di 7.022 dan target lebih tinggi di 7.240 jika sentimen membaik.

Hendra Wardana selaku Founder Republik Investor melihat peluang rebound terbatas menuju 7.100 jika sentimen geopolitik tetap kondusif. Ia mengidentifikasi support di rentang 6.850 sampai 6.900 dengan resistance jangka pendek di 7.050.

Saham Pilihan Analis

MNC Sekuritas merekomendasikan PT Aneka Tambang (ANTM) dengan strategi Buy on Weakness pada rentang 3.550 sampai 3.710. Target harga ditempatkan di 3.910 dan 4.130 dengan stop loss di bawah 3.450.

Saham PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) direkomendasikan Trading Buy pada 3.990 sampai 4.000. Target harga ada di 4.190 dan 4.260 dengan stop loss di bawah 3.970.

Selain itu, PT Mitra Adiperkasa (MAPI) dan PT Darma Henwa (DEWA) masuk daftar Buy on Weakness. Strategi serupa juga berlaku untuk eksposur tambang global lewat VanEck Gold Miners ETF (GDX) bagi investor yang ingin menjaga keseimbangan portofolio.

Pilarmas Investindo Sekuritas menambahkan PT Bumi Resources (BUMI), PT AKR Corporindo (AKRA), dan PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) sebagai pilihan trading. Sektor energi diperkirakan menormalkan diri seiring penurunan harga minyak global.

Sektor perbankan, konsumer, dan properti yang sensitif terhadap inflasi mendapat sentimen positif menjelang rilis data ekonomi. Eksposur perbankan global lewat Bank of America (BAC) dapat menjadi pembanding bagi investor yang ingin diversifikasi.

Sources

Kompas, IHSG Diprediksi Terkoreksi Jelang Rilis Data Inflasi dan Neraca Dagang RI, 2026.

Liputan6, Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 4 Mei 2026, 2026.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade