Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Hari Kamis (30/04). Level resistance terdekat berada di 7.144 setelah indeks ditutup naik 0,41% ke 7.101 pada sesi sebelumnya.
Penguatan ini lebih bersifat technical rebound ketimbang reli berkelanjutan. Sentimen pelaku pasar masih hati-hati menanti keputusan kebijakan The Federal Reserve dalam waktu dekat.
Key Takeaways
- IHSG diprediksi menguat terbatas dengan resistance 7.144 dan support 7.064 pada Hari Kamis (30/04).
- Analis MNC Sekuritas merekomendasikan HMSP, ERAA, dan SUPA dengan strategi buy on weakness untuk jangka pendek.
- Phintraco Sekuritas menyoroti UNVR, CDIA, dan ITMG sebagai pilihan defensif di tengah tekanan jual asing.
Menurut Kompas, analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat IHSG masih rentan koreksi terbatas. Area uji terdekat berada di rentang 6.983 sampai 7.009 sebelum kembali menguji resistance.
Herditya merekomendasikan HMSP dengan strategi buy on weakness di Rp 750 sampai Rp 770. Target harga ditetapkan di Rp 820 hingga Rp 855, dengan stop loss di bawah Rp 735.
Saham ERAA juga masuk daftar dengan target jangka pendek di kisaran Rp 422. Sektor ritel teknologi dinilai mendapat dukungan dari musim belanja menjelang hari raya.
Dilansir Katadata, Phintraco Sekuritas menambahkan CDIA, UNVR, IMPC, AADI, dan ITMG sebagai pilihan trading. UNVR dan ITMG dinilai menarik karena profil arus kas yang stabil di tengah volatilitas indeks.
CDIA menjadi sorotan karena keterkaitannya dengan ekspansi infrastruktur energi domestik. ITMG menawarkan eksposur ke siklus harga batu bara yang mulai pulih dari level rendah.
Pandangan Lo Kheng Hong
Investor senior Lo Kheng Hong menilai pelemahan pasar saat ini sebagai peluang emas untuk akumulasi. Beliau menyoroti empat sektor menarik yaitu perbankan, komoditas, batu bara, dan kelapa sawit.
IHSG sendiri telah turun 17,88% sejak awal tahun dengan net sell asing mencapai Rp 42,74 triliun. Tekanan jual paling besar terlihat di saham bank besar seperti BBCA, BMRI, dan BBRI.
HMSP sebagai anak usaha Philip Morris International menarik perhatian investor karena valuasi yang sudah terkoreksi cukup dalam. Eksposur terhadap induk usaha global menambah daya tarik fundamental jangka panjang.
Kami mencatat support kunci IHSG ada di 7.022 dan 6.917, sedangkan resistance kuat di 7.313 dan 7.484. Rentang trading hari ini diperkirakan berada di 7.050 sampai 7.150.
Gotrade mengingatkan investor untuk tetap disiplin pada manajemen risiko di tengah ketidakpastian global. Diversifikasi sektoral menjadi kunci untuk menjaga portofolio tetap seimbang.
Sources
Kompas, IHSG Berpeluang Menguat ke Level 7.144, Saham HMSP, ERAA hingga BIPI Bisa Dicermati, 2026. Katadata, IHSG Diprediksi Naik, Analis Rekomendasikan Saham CDIA, UNVR, HMSP, ITMG, 2026. IDX Channel, IHSG Masih Rentan Koreksi Terbatas, Empat Saham Ini Bisa Dicermati, 2026. Liputan6, Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 30 April 2026, 2026.












