IHSG Sesi Siang Rally 1,26% ke 6.482 Asing Net Buy

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

IHSG Sesi Siang Rally 1,26% ke 6.482 Asing Net Buy

Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat 1,26% ke level 6.482 pada penutupan sesi I perdagangan, di tengah derasnya aksi beli investor asing pada saham komoditas dan perbankan. Melansir Sindonews, indeks jeda siang di 6.482,57 atau naik 80,68 poin dari penutupan sebelumnya di 6.401,89, setelah dibuka di 6.448,83 dan bergerak dalam rentang 6.448,26 hingga 6.490,65.

Penguatan ini menonjol karena terjadi saat mayoritas bursa Asia justru melemah, menandakan arus modal yang selektif masuk ke pasar Indonesia. Sektor energi menjadi motor penguatan dengan lonjakan 2,68%, menyeret sembilan dari sebelas sektor ke zona hijau.

Net Buy Asing Rp 112,88 Miliar Angkat Indeks

Menurut Katadata, investor asing membukukan net beli bersih Rp 112,88 miliar pada sesi I, hasil dari total pembelian asing Rp 2,22 triliun dikurangi aksi jual Rp 2,11 triliun. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp 8,17 triliun dengan volume 19,97 miliar saham.

Baca juga: IHSG Menguat 1,47%, Asing Borong Saham Komoditas

Saham perbankan dan komoditas menjadi sasaran utama pemodal asing. BBCA menempati posisi teratas dengan pembelian bersih Rp 98,37 miliar, disusul saham tambang Aneka Tambang (ANTM) senilai Rp 62,35 miliar dan Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp 56,47 miliar. Nama emiten emas Merdeka Gold Resources (EMAS) dan Bumi Resources (BUMI) turut diborong masing-masing Rp 31,27 miliar dan Rp 30,77 miliar, dengan saham BUMI naik 2,76% ke Rp 185.

Derasnya aliran dana asing ke emiten emas dan tambang lokal sejalan dengan kekuatan tema komoditas global. Bagi investor yang ingin melihat cerminan tema ini di pasar AS, saham penambang emas kelas dunia seperti Newmont (NEM), yang juga memiliki operasi di Indonesia, dan Freeport-McMoRan (FCX), operator tambang Grasberg di Papua, kerap menjadi acuan langsung atas pergerakan nama tambang seperti ANTM dan BRMS.

Sektor Energi Pimpin Sembilan Sektor Menguat

Dilansir Sindonews, sektor energi menjadi penopang utama dengan penguatan 2,68%, diikuti sektor infrastruktur yang naik 1,73% dan bahan baku 1,39%. Sektor konsumer primer menguat 1,06%, transportasi 1,00%, industri 0,91%, teknologi 0,51%, dan kesehatan 0,15%. Kepemimpinan sektor energi ini menjadikan emiten migas global seperti Exxon Mobil (XOM) sebagai perbandingan relevan atas tema energi yang sedang menguat.

Baca juga: Gotrade Daily: Walmart Lapor Malam Ini, Sinyal Konsumen AS
IndikatorNilai
IHSG Sesi I6.482,57 (+1,26%)
Net Buy AsingRp 112,88 miliar
Nilai TransaksiRp 8,17 triliun
Sektor Energi+2,68%

Data Liputan6 menunjukkan indeks LQ45 turut menguat 0,72% ke 636,86, dengan tercatat 1.329.123 kali transaksi sepanjang sesi. Di jajaran saham unggulan, BBRI stabil di Rp 3.120 dan ASII naik 0,21% ke Rp 4.790, sementara ARCI melesat 5,31% ke Rp 1.290 dan MLPT terkoreksi 4,59% ke Rp 1.350. Hanya dua sektor yang melemah, yakni keuangan (-0,14%) dan properti (-0,62%), di tengah nilai tukar rupiah yang berada di kisaran 17.839 per dolar AS.

Penguatan Kontras di Tengah Pelemahan Bursa Asia

Rally IHSG terlihat kontras dengan pergerakan bursa kawasan yang mayoritas tertekan. Menurut Katadata, indeks Nikkei Jepang anjlok 2,18%, Shanghai Composite turun 0,37%, Hang Seng melemah 0,44%, dan Straits Times Singapura terkoreksi 1,24% pada waktu yang sama.

Dari sisi keluasan pasar, breadth perdagangan mencatat 397 saham menguat, 218 saham melemah, dan 178 saham stagnan. Dominasi saham yang naik ini memperkuat sinyal bahwa penguatan IHSG sesi I bersifat luas, tidak hanya bertumpu pada segelintir emiten berkapitalisasi besar.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade