Gotrade News - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Jumat (27/3/2026), dengan penurunan 0,94% ke posisi 7.097. Ini merupakan hari kedua pelemahan setelah libur Lebaran.
Pelemahan ini perlu diperhatikan karena terjadinya ketika pasar baru saja kembali beraktivitas. Namun, sektor minyak dan gas justru mencatatkan penguatan, memberikan dinamika menarik dalam perdagangan saham domestik.
Pada hari ini, volume perdagangan mencapai 18,74 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,63 triliun. Ini menandakan aktivitas bursa yang masih cukup terjaga meski indeks berada di zona merah.
Sejumlah 292 emiten berhasil menguat, meski 396 saham mengalami pelemahan. Pergerakan IHSG mencatatan level terdalam di 7.070,21, menjadi sinyal untuk investor bersikap lebih hati-hati.
Sektor energi, terutama saham minyak dan gas, justru menjadi penopang dengan peningkatan 0,34%. Ini menjadi sektor yang tetap dapat diperhatikan bagi investor yang mencari opsi berbeda di tengah kondisi pasar yang lesu.
Sebaliknya, sektor infrastruktur mengalami penurunan terdalam sebesar 1,29%, diikuti sektor perindustrian dan teknologi yang masing-masing turun 1,27% dan 0,97%.
Sektor kesehatan pun mencatatkan penguatan ringan sebesar 0,35%. Ini menunjukkan minat investor yang bergeser ke sektor defensif di tengah ketidakpastian pasar.
Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, seperti PT Nusantara Almazia Tbk yang melesat 34,72%, menyoroti potensi keuntungan di tengah tantangan pasar.
Ke depannya, investor perlu mempertimbangkan tren penguatan sektor energi dan kesehatan sebagai potensi investasi dengan risiko terukur.
Referensi:
- MetroTV, IHSG Akhir Pekan ke Level 7.097. Diakses 27 Maret 2026
- Berita Satu, IHSG Hari Ini Jumat 27 Maret Ditutup Turun 0,94 Persen ke 7.097. Diakses 27 Maret 2026
- Bloomberg Technoz, IHSG Ditutup Melemah, Saham Minyak dan Gas Justru Menguat. Diakses 27 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












