Gotrade Daily: Inflasi AS Reda, Bank Raksasa Cetak Rekor
Kholida Qothrunnada
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Inflasi AS yang melandai menyalakan reli Wall Street, dan musim laporan kuartal II baru saja dibuka lima bank raksasa. Malam ini giliran ASML, Morgan Stanley, dan BlackRock.
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Selasa (14/7). Nasdaq memimpin dengan naik 0,90% ke 26.107, disusul S&P 500 yang naik 0,38% ke 7.544. Dow nyaris datar (+0,02%) karena IBM anjlok sekitar 25% setelah peringatan laba.
Pemicunya satu: inflasi AS yang mendingin. CPI Juni turun 0,4% secara bulanan dan melandai ke 3,5% secara tahunan, lebih rendah dari perkiraan pasar. Sinyal ini menguatkan keyakinan bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada rapat 29 Juli.
Pendapatan terbaik dalam satu dekade, tapi saham turun karena panduan biaya paruh kedua yang hati-hati.
Katalis Malam Ini 🧨
ASML jadi barometer belanja chip AI
ASML melapor sebelum pasar dibuka. Permintaan alat litografi EUV miliknya adalah sinyal untuk seluruh rantai pasok semikonduktor AI. Angka pesanan yang kuat bisa meredakan kekhawatiran bahwa reli AI sudah melampaui fundamentalnya, kekhawatiran yang sempat menekan Arm dan saham chip Korea sehari sebelumnya.
Giliran Morgan Stanley dan BlackRock
Morgan Stanley (arus dana wealth management dan fee investment banking) serta BlackRock (AUM dan arus masuk ETF) melanjutkan cerita laporan bank malam ini. Hasil yang kuat berpotensi memperpanjang sentimen positif yang dinyalakan Goldman dan JPMorgan.
Meski CPI melandai, ini masih rezim yang condong ke pengetatan, bukan pelonggaran. Peluang kenaikan bunga pada September turun ke sekitar 63% dari 75% sehari sebelumnya. Data inilah yang menggerakkan selera risiko malam ini.
Denyut Pre-market 📊
Fokus tertuju pada laporan pra-pasar ASML dan Johnson & Johnson. Di luar sektor bank, IBM masih membebani sentimen setelah jatuh 25%, sementara nama-nama semikonduktor bergerak dua arah di tengah tarik-menarik tema AI.
Catatan Makro 📝
Pendinginan CPI Juni banyak didorong harga energi yang turun setelah gencatan senjata Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Imbal hasil Treasury 10 tahun tetap tinggi di kisaran 4,6%, jadi "kelegaan" ini soal Fed menahan bunga, bukan sinyal pemangkasan.
Kesimpulan
Malam ini adalah ujian lanjutan: apakah kekuatan laba bank bisa melebar ke Morgan Stanley dan BlackRock, dan apakah ASML mengonfirmasi permintaan chip AI masih solid. Kombinasi inflasi yang mendingin dan laba korporasi yang kuat memberi pijakan positif, tapi valuasi sektor teknologi tetap rentan koreksi.
Bagi investor, ini momen untuk memantau kualitas laba, bukan sekadar arah indeks. Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Mulai dari pantau sampai eksekusi, semua bisa kamu lakukan di satu tempat.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.