Nasdaq ditutup naik 1,30% ke 26.206,89 pada sesi kemarin, ditopang rebound saham chip. Menariknya, penggerak utama kali ini bukan Nvidia.
Saham memori justru memimpin. Micron naik sekitar 4,5% setelah mengumumkan investasi hingga US$3 miliar untuk memperkuat rantai pasok semikonduktor di AS. AMD juga ikut menguat sekitar 5,7%, sementara Indeks Philadelphia Semiconductor naik sekitar 3,1%.
Malam ini, fokus pasar bergeser ke dua hal: apakah momentum chip bisa berlanjut dan bagaimana pembacaan awal dari musim laporan laba Q2. PepsiCo sudah memberi sinyal bahwa konsumen AS masih menantang, sementara Delta akan menjadi ujian berikutnya untuk sektor travel.
Konsensus EPS sekitar US$1,48, dengan fokus pada permintaan travel musim panas.
Katalis Malam Ini 🧨
Reli chip dipimpin saham memori, tapi bukan Nvidia
Rebound semikonduktor menjadi cerita utama sesi kemarin. Micron (MU) memimpin setelah mengumumkan investasi hingga US$3 miliar untuk memperkuat rantai pasok semikonduktor AS. Perusahaan juga menaikkan rencana investasi jangka panjang di AS menjadi lebih dari US$250 miliar hingga 2035.
Yang menarik, Nvidia (NVDA) justru melemah sekitar 1% pada sesi yang sama. Ini menunjukkan bahwa investor tidak hanya mengejar nama AI terbesar, tetapi mulai melihat bagian lain dari rantai pasok, termasuk memori, wafer, dan kapasitas manufaktur.
PepsiCo turun meski headline earnings beat
PepsiCo (PEP) mencatat adjusted EPS US$2,20, sedikit di atas ekspektasi US$2,19. Revenue juga melampaui konsensus di US$24,18 miliar, naik 6,4% secara tahunan.
Namun, sahamnya tetap turun karena pasar menyoroti kualitas pertumbuhan. Volume minuman di Amerika Utara turun, konsumen AS masih sensitif terhadap harga, dan investor belum melihat cukup bukti bahwa turnaround domestik Pepsi berjalan cepat.
Laporan earnings Q2 Delta di depan mata
Delta Air Lines (DAL) dijadwalkan melaporkan kinerja Q2, dengan konsensus EPS sekitar US$1,48 dan revenue sekitar US$18,78 miliar. Angka ini penting karena menjadi salah satu pembacaan awal untuk permintaan travel musim panas.
Investor akan memperhatikan tiga hal: permintaan tiket premium, biaya bahan bakar, dan guidance untuk paruh kedua tahun ini. Jika Delta memberi nada hati-hati, saham maskapai lain bisa ikut tertekan.
Denyut Pre-market 📊
Fokus pre-market ada pada kelanjutan rebound chip dan laporan Delta. Setelah Nasdaq ditarik naik oleh semikonduktor, pasar akan melihat apakah buyer masih masuk ke MU, AMD, NVDA, dan AVGO, atau mulai ambil untung setelah kenaikan cepat.
Di luar chip, PepsiCo memberi sinyal bahwa konsumen AS masih sensitif terhadap harga, sementara Delta akan menjadi pembacaan awal untuk permintaan travel musim panas. Jika Delta memberi guidance yang kuat, saham maskapai bisa mendapat dorongan. Jika nadanya hati-hati, pasar bisa membaca ini sebagai tanda bahwa konsumsi mulai lebih selektif.
Catatan Makro 📝
WTI bergerak di area US$73 per barel, sementara yield US Treasury 10 tahun bertahan tinggi di sekitar 4,59%. Kombinasi ini membuat pasar tetap sensitif terhadap data ekonomi dan komentar bank sentral.
Untuk saham growth dan chip, yield masih penting. Jika yield kembali naik, valuasi saham teknologi bisa kembali diuji meskipun narasi AI tetap kuat. Emas bertahan di area US$4.000-an seiring investor tetap memantau risiko geopolitik.
Malam ini pasar membawa dua cerita besar: rebound chip yang dipimpin saham memori, dan awal musim laporan laba Q2 lewat nama konsumen dan travel.
Kunci malam ini adalah apakah Nvidia ikut menyusul rebound Micron dan AMD, serta apakah Delta memberi sinyal bahwa permintaan travel masih cukup kuat. Jika dua hal ini positif, Nasdaq bisa mendapat alasan tambahan untuk mempertahankan momentum.
Cek Watchlist di Gotrade dan pantau pergerakan saham favoritmu langsung dari aplikasi.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.