Kenaikan Harga BBM Menekan Stabilitas Ekonomi

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Kenaikan Harga BBM Menekan Stabilitas Ekonomi

Share this article

Gotrade News - Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) terjadi di berbagai negara setelah konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Konflik ini memengaruhi pasar energi global, dengan 85 negara mengalami kenaikan harga BBM sejak 28 Februari 2026. Pengemudi di seluruh dunia kini menghadapi dampak nyata konflik geopolitik ini.

  • Kenaikan harga BBM picu risiko inflasi global.
  • The Fed diprediksi tahan suku bunga akibat ketidakpastian ekonomi.
  • String harga BBM global mencerminkan sensitivitas risiko pasokan.

Laporan dari Global Petrol Prices menunjukkan rerata harga bensin dunia meningkat dari 1,30 dollar AS per liter menjadi 1,35 dollar AS per liter pada 9 Maret 2026. Hal ini menunjukkan ketidakpastian pasar energi internasional yang parah akibat perang yang melibatkan salah satu produsen minyak utama dunia.

Vietnam tercatat mengalami lonjakan harga bensin terbesar, hampir 50%. Kenaikan ini berdampak besar pada daya beli konsumen, mencerminkan tekanan signifikan pada ekonomi global yang sudah rapuh. Selain itu, negara seperti Laos, Kamboja, dan Australia juga melaporkan kenaikan yang signifikan.

Di sisi lain, di Amerika Serikat, The Fed diperkirakan akan menahan suku bunga. Hal ini di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap dampak perang Iran terhadap ekonomi. Ketidakpastian ini menciptakan dilema bagi The Fed dalam menangani tekanan inflasi yang meningkat bersamaan dengan risiko perlambatan ekonomi.

Ekonom KPMG, Diane Swonk, memperingatkan potensi terjadinya stagflasi, kombinasi dari inflasi tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang lemah. Ini menunjukkan bahwa proyeksi ekonomi untuk 2026 menghadapi risiko penurunan, menambah kekhawatiran terhadap stabilitas pasar global.

Pelaku pasar mulai menurunkan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga tahun ini. Hal ini seiring dengan perkiraan pemangkasan hanya akan dilakukan sekali sebesar 0,25% pada September 2026. Tekanan dari kenaikan harga BBM dan ketidakpastian ekonomi global membuat langkah kebijakan moneter menjadi lebih kompleks.


Referensi:

Featured Image: GPT Image 1.5

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade