Krisis Kas AI Paksa Oracle PHK Ribuan Karyawan

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Krisis Kas AI Paksa Oracle PHK Ribuan Karyawan

Share this article

Gotrade News - Oracle berencana memangkas ribuan pekerjaan di berbagai divisi secepatnya pada bulan ini. Langkah ini diambil untuk mengatasi krisis kas akibat ekspansi pusat data kecerdasan buatan.

Perusahaan mengurangi posisi yang diperkirakan semakin tidak diperlukan karena kemajuan teknologi otomatisasi tersebut. Fokus utama mereka kini beralih pada pembangunan infrastruktur untuk melayani klien berskala besar.

Key Takeaways:

  • Oracle memangkas ribuan pekerjaan demi mendanai ekspansi pusat data bernilai miliaran dolar.

  • Arus kas perusahaan diproyeksikan terus negatif sebelum mulai menghasilkan keuntungan optimal.

  • Investor kini fokus menantikan panduan masa depan pada rilis pendapatan kuartalan terbaru.

Beban Biaya Infrastruktur

Berdasarkan laporan dari Bloomberg, Oracle berencana mengumpulkan dana hingga 50 miliar dolar. Pendanaan melalui utang dan ekuitas ini bertujuan untuk memperkuat unit komputasi awan.

Pembangunan infrastruktur ini sangat penting untuk memenuhi permintaan kontrak dari perusahaan teknologi raksasa. Klien besar tersebut meliputi OpenAI, Meta, hingga platform media sosial seperti TikTok.

Ambisi besar ini membawa Oracle bersaing langsung dengan Amazon dan Microsoft. Namun, analis memprediksi arus kas Oracle akan tetap negatif hingga tahun 2030 mendatang.

Tekanan biaya awal kecerdasan buatan memang memicu efisiensi di seluruh industri teknologi global. Sebelumnya, langkah serupa juga telah dilakukan oleh berbagai perusahaan seperti Autodesk dan Kaseya.

Reaksi Pasar Tersisa

Antusiasme awal investor terhadap transisi bisnis ini sempat mendorong harga saham naik signifikan. Sayangnya, lonjakan biaya operasional mulai membuat pasar kembali meragukan prospek keuntungan jangka pendek.

Saham Oracle tercatat telah turun 54% dari level tertingginya pada September 2025. Pada perdagangan hari Kamis (05/03), pergerakan saham perusahaan kembali berfluktuasi di pasar terbuka.

Menurut laporan dari CRN, Oracle akan merilis laporan pendapatan pada hari Selasa (10/03). Momen penting ini akan menjadi penentu krusial bagi arah investasi perusahaan ke depan.

Pasar menanti bukti nyata bahwa strategi efisiensi ini mampu memperbaiki margin laba kotor. Investor juga ingin mengukur rasio pertumbuhan pelanggan kecerdasan buatan pada ekosistem platform mereka.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:

 


 

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade