Laba Micron Lampaui Proyeksi, Futures Saham AS Menguat

Ringkasan
-
Micron Technology (MU) mencatat pendapatan kuartal IV fiskal 2026 sebesar US$54,23 miliar dengan EPS non-GAAP US$33,42, di atas ekspektasi US$31,16.
-
Proyeksi EPS kuartal I fiskal 2027 sebesar US$38,15 juga melampaui estimasi US$36,02, memperkuat pandangan bahwa permintaan chip memori untuk AI masih tinggi.
-
Futures S&P 500 naik 0,36% dan futures Nasdaq 100 menguat 0,4% setelah rilis laporan keuangan Micron.
-
Ekspor semikonduktor Korea Selatan melonjak 263% menjadi US$60,3 miliar pada September, meski saham SK Hynix dan Samsung Electronics dibuka melemah pada Kamis (1/10).
Gotrade News - Laporan keuangan Micron Technology (MU) melampaui proyeksi analis dan mendorong futures saham AS menguat pada Rabu malam (30/9) waktu AS. Menurut siaran pers resmi Micron yang diserahkan ke SEC, pendapatan kuartal IV tahun fiskal 2026 mencapai US$54,23 miliar dengan laba per saham (EPS) non-GAAP US$33,42.
Melansir Investing.com, EPS tersebut berada di atas ekspektasi US$31,16, sementara proyeksi EPS kuartal berjalan sebesar US$38,15 (plus minus US$1,00) juga melampaui estimasi US$36,02. Hasil ini memperkuat pandangan bahwa permintaan chip memori untuk kecerdasan buatan (AI) masih tinggi.
Rekor Pendapatan Micron Kuartal IV Fiskal 2026
Menurut pernyataan resmi Micron, laba bersih non-GAAP kuartal IV mencapai US$38,40 miliar dengan margin kotor non-GAAP 87,0%. Sepanjang tahun fiskal 2026, pendapatan perusahaan tercatat US$133,19 miliar. Untuk kuartal I fiskal 2027, Micron memproyeksikan pendapatan US$61,5 miliar (plus minus US$1,5 miliar) dan margin kotor non-GAAP sekitar 86,25%.
| Metrik | Hasil/Proyeksi Micron | Ekspektasi Pasar |
|---|---|---|
| Pendapatan kuartal IV FY2026 | US$54,23 miliar | US$51,07 miliar |
| EPS non-GAAP kuartal IV | US$33,42 | US$31,16 |
| Proyeksi EPS non-GAAP kuartal I FY2027 | US$38,15 | US$36,02 |
| Proyeksi pendapatan kuartal I FY2027 | US$61,5 miliar | Tidak tersedia di sumber |
Sumber angka: siaran pers Micron, Investing.com, dan Seoul Economic Daily untuk konsensus pendapatan.
Dilansir BigGo Finance, pendapatan segmen pusat data mencapai sekitar US$18 miliar, naik lebih dari 11 kali lipat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, didorong permintaan high bandwidth memory (HBM). Micron juga memasok HBM4 untuk akselerator AI generasi berikutnya milik Nvidia (NVDA). Dalam pasar HBM, Micron berada di posisi ketiga setelah SK Hynix dan Samsung Electronics.
"Micron's results and guidance completely blew past expectations," ujar Bob O'Donnell dari TECHnalysis Research, seperti dikutip BigGo Finance.
Futures S&P 500 dan Nasdaq 100 Naik Usai Rilis
Menurut Investing.com, futures S&P 500 naik 0,36% ke 7.743,25, futures Nasdaq 100 menguat 0,4% ke 30.822,50, dan futures Dow Jones bertambah 0,3% ke 51.430. Saham Micron sempat naik hingga 1% di perdagangan setelah jam bursa sebelum memangkas kenaikan dan bergerak datar.
Pada sesi reguler Rabu, S&P 500 turun 0,25% dan Dow Jones melemah 0,86%, sementara Nasdaq Composite naik 0,2%. Investing.com mencatat yield Treasury AS 10 tahun menyentuh level tertinggi 19 tahun dan tetap di atas 5,2%, sejalan dengan tekanan yang sebelumnya membuat peluang Fed menaikkan suku bunga menguat. Data PCE inti Agustus naik 0,2% secara bulanan, lebih rendah dari perkiraan, dan data nonfarm payrolls September dijadwalkan rilis Jumat. Pergerakan Nasdaq 100 juga tercermin pada ETF Invesco QQQ Trust (QQQ) yang melacak indeks tersebut.
Ekspor Chip Korea Selatan Tembus US$60,3 Miliar
Lonjakan permintaan chip juga terlihat di Korea Selatan. Melansir Korea JoongAng Daily, data Kementerian Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Korea menunjukkan ekspor September mencapai rekor US$120,9 miliar, naik 83,5% secara tahunan. Ekspor semikonduktor melonjak 263% menjadi US$60,3 miliar, setara sekitar 49,9% dari total ekspor, dengan surplus perdagangan US$49,85 miliar.
Meski begitu, saham memori Korea dibuka melemah pada Kamis (1/10). Menurut Seoul Economic Daily, KOSPI dibuka turun 0,34% ke 6.814,49, dengan SK Hynix turun 1,27% ke 1.753.500 won dan Samsung Electronics turun 1,12% ke 265.500 won. Kenaikan yield Treasury jangka panjang disebut menekan sentimen investor.
"Premis bahwa pasar harus menghadapi suku bunga tinggi untuk sementara waktu belum berubah," kata Han Ji-young dari Kiwoom Securities, seperti dikutip Seoul Economic Daily. Menurutnya, yang kini penting adalah apakah kinerja laba cukup kuat untuk menahan suku bunga tinggi.
Sumber
- Micron Technology, Inc. Reports Record Fiscal Fourth-Quarter and Full-Year 2026 Results (SEC EDGAR)
- U.S. stock futures rise following upbeat Micron earnings (Investing.com)
- Micron Quarterly Revenue Soars Fourfold to $54.2 Billion; Next-Quarter Guidance Also Tops Market Expectations (BigGo Finance)
- Korea's exports hit record $120.9 billion as chip sales surge in September (Korea JoongAng Daily)
- KOSPI Opens Lower Despite Micron's Record Results (Seoul Economic Daily)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














