Lockheed Martin Raih Kontrak $694 Juta untuk Rudal Hipersonik ARRW

Gotrade News - Lockheed Martin (LMT) memperoleh kontrak senilai $694 juta dari Angkatan Udara Amerika Serikat untuk produksi rudal hipersonik Air-Launched Rapid Response Weapon (ARRW), menurut rilis resmi Lockheed Martin yang terbit Rabu (28/10/2026) pukul 02.33 WIB. Perusahaan juga mulai memperluas fasilitas produksi ARRW di Troy, Alabama.
Data Pasar LMT
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| LMT | $622,99 | -1,92% | $143,9 miliar |
Data penutupan sesi reguler 27 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Apa yang Diumumkan Lockheed Martin?
Menurut rilis tersebut, kontrak dari Angkatan Udara AS ini mencakup produksi ARRW, senjata yang terintegrasi pada pesawat pengebom B-52. Perusahaan menyebut kontrak ini sebagai puncak dari kemitraan pengembangan dan pengujian selama bertahun-tahun dengan Angkatan Udara AS. Menurut perusahaan, ARRW akan melaju dengan kecepatan di atas Mach 5, atau lebih dari lima kali kecepatan suara, untuk menjangkau sasaran dengan cepat dari jarak yang jauh.
Pada Selasa (27/10/2026) waktu setempat, Lockheed Martin memulai pembangunan perluasan Building P-20 di Troy, Alabama, yang akan menambah 47.000 kaki persegi ruang produksi untuk ARRW. Menurut perusahaan, perluasan ini akan membuat ruang produksi fasilitas tersebut menjadi tiga kali lipat dan membuka lapangan kerja baru di Amerika Serikat dalam empat tahun ke depan, menambah jumlah karyawan Lockheed Martin di Alabama yang saat ini hampir 4.000 orang.
"Penghargaan kontrak produksi ARRW menunjukkan kemampuan Lockheed Martin untuk mengembangkan dan memulai produksi sistem mutakhir dengan kecepatan dan skala yang belum pernah ada sebelumnya," kata Tim Cahill, presiden Lockheed Martin Missiles and Fire Control, dalam rilis tersebut.
Kenapa Ini Penting bagi Saham LMT?
Menurut rilis tersebut, Lockheed Martin telah lebih dulu mendanai upaya, material, dan peralatan yang dibutuhkan untuk memulai produksi ARRW. Perusahaan menyebut investasi $67 juta untuk perluasan fasilitas produksi dan peralatan ARRW, yang dikeluarkan sebelum menerima pendanaan pemerintah, sebagai bagian dari rencana investasinya sebesar $8-9 miliar sampai tahun 2030 untuk memenuhi permintaan amunisi.
Cahill menyebut ARRW memperluas portofolio sistem senjata perusahaan dan meluncurkan kapabilitas hipersonik berpresisi tinggi yang akan memperkuat keunggulan strategis Angkatan Udara AS di berbagai domain. Perusahaan juga menyatakan memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun di bidang kapabilitas serangan hipersonik.
Selanjutnya dipantau: Lockheed Martin membayar dividen kuartal IV 2026 sebesar $3,60 per saham pada Kamis (31/12/2026) kepada pemegang saham yang tercatat per Selasa (1/12/2026).
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











