Gotrade News - Marvell Technology (MRVL) dilaporkan sedang bernegosiasi dengan Google (GOOGL) untuk mengembangkan dua chip AI baru. Saham Marvell melonjak 7% di sesi premarket menyusul laporan tersebut.
Kedua chip mencakup memory processing unit (MPU) pendamping TPU Google dan TPU generasi baru untuk menjalankan model AI. Desain chip memori diperkirakan rampung tahun depan sebelum memasuki fase produksi uji coba, menurut The Information.
---
- Key Takeaways
- Google memperluas mitra chip AI dari Broadcom ke Marvell demi mengurangi ketergantungan pada GPU Nvidia (NVDA)
- Big Tech secara kolektif menggelontorkan US$800 miliar untuk infrastruktur data center dan AI tahun ini
- Saham Marvell naik 7% premarket dengan kapitalisasi pasar kini mencapai US$122 miliar
---
Langkah Google ini menandai diversifikasi strategi chip AI yang selama ini didominasi Broadcom. Meta Platforms sebelumnya juga memperpanjang kontrak dengan Broadcom (AVGO) senilai US$2,3 miliar tahun lalu.
Penjualan TPU telah menjadi kontributor besar bagi pertumbuhan pendapatan Google Cloud. Pada Februari 2026, Meta dilaporkan menandatangani kesepakatan multi-tahun untuk menyewa TPU milik Google.
Gelombang belanja AI Big Tech mencapai rekor US$800 miliar untuk infrastruktur data center. Amazon, Microsoft, Google, dan Meta menjadi pendorong utama lonjakan investasi ini.
Nvidia sendiri telah melampaui kapitalisasi pasar US$5 triliun pada Oktober 2025. Broadcom juga menembus angka US$1 triliun pada Desember 2024, menunjukkan besarnya taruhan pasar terhadap sektor semikonduktor AI.
Analis Sid Choraria dari SC Marwar Capital menilai valuasi sektor ini sudah "sedikit mahal". Menurutnya, kekuatan pasar saat ini ditopang oleh dua faktor utama yaitu investasi AI dan pertumbuhan laba semikonduktor.
Laba S&P 500 tercatat US$2,1 triliun tahun lalu dengan arus kas operasional sekitar US$3 triliun. Angka ini naik signifikan dari US$1,2 triliun pada 2019 dan US$600 miliar pada 2009.
Marvell saat ini diperdagangkan pada rasio P/E 33,35x dibandingkan Broadcom di 27,84x. Sebanyak 44 analis memberikan rekomendasi "Buy" dengan target harga median US$125 untuk saham Marvell.
Persaingan desain chip AI kustom semakin ketat seiring Big Tech berupaya mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal. Kemitraan Google-Marvell bisa mengubah peta persaingan yang selama ini dikuasai Nvidia dan Broadcom.
Sumber: Investing.com, Benzinga












