Meta Anjlok Pasca Earnings, Apakah Saatnya Beli

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Meta Anjlok Pasca Earnings, Apakah Saatnya Beli

Share this article

Gotrade News - Saham Meta Platforms anjlok hampir dua digit pasca rilis laporan Q1 2026. Pasar mempertanyakan apakah belanja modal AI yang masih akan terus naik akan menghasilkan return sepadan dalam beberapa kuartal ke depan.

Di sisi lain, Qualcomm (QCOM) justru menjadi sorotan karena ekspansi data center menjadi mesin pertumbuhan baru. Kontras ini menggambarkan dispersi sentimen di sektor Big Tech awal Mei 2026.


Key Takeaways:

  • Meta (META) jatuh hampir dua digit pasca earnings karena kekhawatiran capex AI yang terus naik.
  • Komentari analis menyebut budget AI Meta makin sulit diabaikan meski revenue growth tetap mengesankan.
  • Qualcomm (QCOM) menjadi pemenang relatif dengan narasi data center sebagai growth engine baru.

Meta Platforms (META) jatuh hampir dua digit pada hari setelah laporan keuangan Q1 2026. Motley Fool mencatat investor bereaksi negatif terhadap komentar manajemen selama earnings call.

Kekhawatiran utama berpusat pada belanja capex AI yang terus meningkat. Analis Motley Fool menulis bahwa budget AI Meta makin sulit diabaikan meski pertumbuhan revenue tetap mengesankan.

Beberapa investor membandingkan tingkat capex saat ini dengan periode investasi Reality Labs yang sebelumnya mengecewakan. Pertanyaannya apakah belanja AI akan menjadi the next Metaverse dengan return yang lambat datang.

Per Selasa (05/05), Meta diperdagangkan sekitar USD 610,48 dengan kenaikan tipis 0,28% menurut data Motley Fool. Pemulihan tipis ini terjadi setelah aksi jual tajam pasca rilis laporan keuangan.

Apakah Pelemahan Meta Peluang Beli

Pertanyaan kunci yang dibahas analis adalah apakah penurunan ini menciptakan entry point yang menarik. Bull case berpijak pada pertumbuhan iklan Meta yang masih solid dan posisi dominan di Family of Apps.

Bear case menyoroti risiko ROI capex AI yang belum terbukti pada laporan kuartalan berikutnya. Investor yang membeli pada level diskon harus siap dengan volatilitas tambahan jika capex kembali mendapat tekanan.

Komparasi valuasi membantu kalibrasi. Meta dengan growth iklan stabil dan capex yang besar memperlihatkan profil risk-reward yang berbeda dengan emiten AI murni di sektor semikonduktor.

Qualcomm Jadi Cerita Berbeda

Qualcomm (QCOM) mengalami momentum positif dengan narasi ekspansi data center sebagai growth driver baru. Penulis Motley Fool Parkev Tatevosian menyebut peringkat saham QCOM dinaikkan dan ia puas dengan performa harga.

Per Selasa (05/05), QCOM diperdagangkan di USD 168,38 turun 4,88% intraday setelah lonjakan kuat sebelumnya. Volatilitas ini wajar setelah rally agresif dan tidak otomatis menandakan pembalikan tren.

Kolaborasi QCOM dengan OpenAI untuk pengembangan chip smartphone juga menjadi katalis tambahan. Diversifikasi pendapatan ke data center, AI, dan IoT memperkuat thesis growth jangka menengah Qualcomm.

Investor sebaiknya membaca kontras Meta dan Qualcomm sebagai bukti dispersi sentimen Big Tech. Tidak semua nama tertekan dan tidak semua nama memberi entry point yang sama menariknya pada pasar awal Mei.


Sumber:

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade