Gotrade Daily: Minyak Memanas, Carnival dan Data Kerja Diuji

Harga minyak kembali naik setelah Trump menolak tawaran Iran soal Selat Hormuz. Malam ini, laporan Carnival dan data lowongan kerja AS menjadi ujian berikutnya.
Wall Street ditutup melemah pada Senin. Menurut AP, S&P 500 turun 0,7% ke 7.683,69, Dow Jones turun 0,7%, dan Nasdaq melemah 0,9%. Pemicunya, Presiden Donald Trump menolak usulan Iran untuk mengakhiri konflik, sehingga memicu lonjakan harga minyak mentah dan kekhawatiran inflasi.
Imbal hasil US Treasury 10 tahun naik ke 5,24%, level tertinggi sejak 2007, menurut Yahoo Finance. Harga minyak yang tinggi menambah tekanan inflasi, dan pasar kini menimbang peluang kenaikan suku bunga The Fed berikutnya.
Malam ini, Carnival (CCL) menjadi ujian paling langsung. Operator kapal pesiar ini tidak melakukan lindung nilai (hedging) bahan bakar, sehingga harga minyak berdampak langsung ke labanya.
Watchlist Malam Ini
| Saham | Pergerakan | Yang Harus Diperhatikan |
|---|---|---|
| CCL | -0,49% Senin, lapor sebelum pembukaan | Konsensus EPS US$1,42. Fokus pada panduan setahun penuh di tengah biaya bahan bakar. |
| KMX | -1,15% Senin, lapor sebelum pembukaan | Konsensus EPS sekitar US$0,70. Cermin permintaan mobil bekas saat bunga kredit naik. |
| NVDA | +1,68% Senin | Tambahan buyback US$150 miliar. Apakah dukungan ini bertahan saat yield naik? |
| XOM | +1,20% Senin | Paling langsung terdampak jika harga minyak terus naik. |
Katalis Malam Ini
Carnival diuji harga bahan bakar
Carnival (CCL) merilis kinerja kuartal III sebelum pembukaan pasar AS. Menurut Investing.com, konsensus EPS berada di US$1,35 - US$1,36 dengan pendapatan US$8,36 - US$8,40 miliar. Carnival sebelumnya merevisi panduan setahun penuh karena tambahan biaya bahan bakar lebih dari US$500 juta. Permintaan masih kuat, dengan 93% kapasitas 2026 sudah terpesan, tetapi saham CCL sudah turun lebih dari 20% dalam beberapa pekan terakhir.
Data lowongan kerja dan kepercayaan konsumen
Data JOLTS (lowongan kerja) Agustus dan indeks kepercayaan konsumen Conference Board dirilis pukul 21.00 WIB. The Fed sudah menaikkan suku bunga pada September. Menurut CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang kenaikan lagi pada 28 Oktober di kisaran 70%. Angka ini adalah ekspektasi pasar, bukan kepastian. Data yang lebih kuat dari perkiraan bisa mendorong yield naik lagi.
Nvidia umumkan tambahan buyback terbesar
Nvidia (NVDA) menambah otorisasi pembelian kembali saham senilai US$150 miliar, sehingga totalnya menjadi US$235 miliar, menurut CNBC. Saham NVDA naik 1,68% pada Senin saat indeks utama melemah. Malam ini, perhatikan apakah dukungan ini bertahan jika yield kembali naik.
Denyut Pre-market 📊
Pada Selasa pukul 11.38 WIB, kontrak berjangka S&P 500 turun 0,25% dan Nasdaq 100 turun 0,45%, menurut data Yahoo Finance. CarMax (KMX) juga melapor sebelum pembukaan, dengan konsensus EPS sekitar US$0,70 menurut Benzinga. ExxonMobil (XOM) naik 1,20% pada Senin seiring kenaikan harga minyak. Perdagangan pre-market saham AS dibuka pukul 15.00 WIB.
Catatan Makro 📝
Menurut CNBC, harga minyak WTI naik lebih dari 1% ke kisaran US$93 per barel pada perdagangan Selasa, kenaikan hari kedua berturut-turut. Pasar khawatir konflik di Timur Tengah berlangsung lebih lama, meski pipa Timur-Barat Arab Saudi sudah kembali mengalirkan minyak.
Kesimpulan
Malam ini, pasar menguji seberapa jauh harga minyak dan suku bunga bisa menekan laba perusahaan. Carnival adalah contoh paling langsung, karena biaya bahan bakar masuk ke laporan keuangannya tanpa lindung nilai.
Perhatikan juga data JOLTS pukul 21.00 WIB sebagai petunjuk arah The Fed. Besok, laporan Micron setelah penutupan pasar AS bisa menjadi penggerak berikutnya untuk saham chip.
Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.













