NVIDIA Corporation dan Eli Lilly and Company sepakat membangun laboratorium inovasi kecerdasan buatan. Kolaborasi ini bertujuan mempercepat proses penemuan obat melalui teknologi komputasi tingkat tinggi.
Key Takeaways:
-
Investasi senilai $1 miliar akan dialokasikan selama lima tahun ke depan.
-
Fokus utama mencakup pengembangan model AI biologi dan kimia generasi baru.
-
Penggunaan platform BioNeMo bertujuan mempercepat validasi molekul secara akurat.
Baca Juga: Exxon Incar Venezuela: Mengapa Raksasa Ini Masih Ragu?
Laboratorium tersebut akan berlokasi di San Francisco Bay Area. Para ahli biologi akan bekerja langsung bersama pengembang model kecerdasan buatan unggulan.
Menurut rilis resmi perusahaan, total investasi mencapai angka $1 miliar. Dana ini akan dialokasikan untuk infrastruktur dan talenta dalam lima tahun.
Teknologi utama yang digunakan adalah platform NVIDIA BioNeMo. Sistem ini memungkinkan para ilmuwan mengeksplorasi ruang biologis secara digital.
Langkah tersebut merupakan perluasan dari kerja sama pabrik AI sebelumnya. Informasi ini tertuang dalam laporan resmi perusahaan pada Senin lalu.
Selain penemuan obat, kemitraan ini menyasar efisiensi rantai pasok. Mereka berencana menggunakan teknologi robotika dan kembaran digital manufaktur.
Implikasi Bagi Sektor Kesehatan Global
Menurut laporan Yahoo Finance, Eli Lilly merupakan perusahaan kesehatan pertama dengan valuasi $1 triliun. Harga saham mereka terus menunjukkan tren positif dalam setahun terakhir.
NVIDIA juga memperluas portofolio kesehatan lewat kemitraan dengan Novo Nordisk A/S. Perusahaan tersebut sebelumnya sudah bekerja sama dengan Illumina, Inc..
CEO NVIDIA Jensen Huang menyebut AI akan memberikan dampak terdalam pada ilmu hayati. Transformasi ini mengubah cara industri memvalidasi molekul baru tanpa eksperimen fisik.
Proyek besar ini direncanakan mulai beroperasi pada awal tahun ini. Inisiatif tersebut mempertegas integrasi teknologi tingkat tinggi dalam sektor kesehatan global.
Referensi:
-
NVIDIA, NVIDIA and Lilly Announce Co-Innovation AI Lab to Reinvent Drug Discovery in the Age of AI. Diakses pada 13 Januari 2026
-
Yahoo Finance, Nvidia, Eli Lilly announce $1 billion investment in AI drug discovery lab. Diakses pada 13 Januari 2026
-
Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.











