Gotrade News - Dua tokoh investasi Wall Street menegaskan keyakinan terhadap Bitcoin di tengah penurunan harga di bawah $75.000. Kevin O'Leary dan Anthony Scaramucci menyampaikan argumen berbeda namun saling melengkapi soal dominasi BTC sebagai aset digital utama.
Key Takeaways
1. O'Leary memangkas portofolio kripto dari 27 aset menjadi hanya 3, yaitu BTC, ETH, dan USDC.
2. Scaramucci menyatakan Bitcoin memenuhi seluruh karakteristik historis yang mendefinisikan uang dan lebih mudah disimpan dibanding emas.
3. Adopsi institusional meningkat seiring Morgan Stanley (MS) masuk pasar Bitcoin dan Goldman Sachs (GS) mengajukan ETF Bitcoin.
Strategi O'Leary: Pangkas dan Fokus
Bintang Shark Tank Kevin O'Leary mengungkapkan bahwa Bitcoin dan Ethereum kini mencakup sekitar 90% dari total kepemilikan kriptonya. Pengurangan drastis dari 27 posisi dilakukan setelah crash kripto Oktober 2025 mengungkap kerentanan altcoin.
O'Leary menyebut BTC dan ETH sebagai "standar emas" kripto yang mampu menangkap 95% hingga 97% volatilitas pasar. Penilaiannya terhadap altcoin sangat tegas, menyebutnya aset "tanpa likuiditas, tanpa minat institusional, tanpa masa depan."
Investor tersebut menambahkan bahwa menghapus altcoin dari portofolio justru "menyehatkan ekosistem" secara keseluruhan. Ia tidak mengantisipasi pemulihan signifikan untuk token kecil, memperkuat narasi flight-to-quality di pasar kripto.
Pendekatan O'Leary mencerminkan tren institusional yang lebih luas, memilih aset digital blue-chip dibanding token spekulatif. Platform seperti Coinbase (COIN) mencatat volume perdagangan yang semakin terkonsentrasi pada pasangan Bitcoin dan Ethereum.
Argumen Scaramucci: Bitcoin Adalah Uang
Pendiri SkyBridge Capital Anthony Scaramucci mendorong argumen lebih jauh, menyatakan "setiap karakteristik yang mendefinisikan uang sepanjang sejarah manusia, Bitcoin memenuhi semuanya." Ia menekankan batas pasokan tetap 21 juta koin sebagai fitur kelangkaan yang tidak dimiliki mata uang fiat manapun.
Scaramucci menyoroti bahwa Bitcoin "lebih cepat dipindahkan dan lebih mudah disimpan" dibanding emas, memosisikannya sebagai penyimpan nilai yang lebih unggul. Ia menunjuk rekam jejak 16 tahun Bitcoin dalam membangun sistem kepercayaan terdesentralisasi tanpa otoritas pusat.
Data mendukung tesis adopsi tersebut, dengan Bitcoin mencakup 44% dari seluruh transaksi kripto antara 2014 dan 2025. Sekitar 39% merchant di Amerika Serikat kini menerima kripto, dengan kurang lebih 2.300 bisnis langsung menerima pembayaran BTC.
Momentum institusional terus menguat seiring Morgan Stanley memasuki pasar Bitcoin dan Goldman Sachs mengajukan ETF Bitcoin. Perusahaan seperti MicroStrategy (MSTR) terus mengakumulasi BTC di neraca mereka, menandakan keyakinan korporat yang mendalam.
Bitcoin diperdagangkan di sekitar $74.500 saat kedua wawancara berlangsung, turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir. Pelemahan harga tidak menggoyahkan tesis jangka panjang kedua investor terhadap dominasi aset digital.
Konvergensi disiplin portofolio O'Leary dan argumen teori moneter Scaramucci menggambarkan kematangan keyakinan di kalangan pendukung kripto profil tinggi. Keduanya bertaruh bahwa kualitas di atas kuantitas akan mendefinisikan siklus berikutnya.
Sources
Benzinga, Kevin O'Leary Says Bitcoin, Ethereum Give Him Almost All Of Crypto Exposure, 2026.
Benzinga, Anthony Scaramucci Says Bitcoin 'Checks Every Single Box' Of What Defines Money, 2026.












