Harga minyak turun tajam seiring optimisme perdamaian.
Pasar saham AS melonjak ke level rekor baru pada Jumat, dengan S&P 500 ditutup di atas 7.100 untuk pertama kalinya, sementara Nasdaq Composite mencatat kenaikan selama 13 sesi berturut-turut, terpanjang sejak 1992. Pergerakan ini menunjukkan momentum pasar yang masih kuat.
Sentimen didorong oleh meredanya kekhawatiran geopolitik setelah Iran mengisyaratkan bahwa Selat Hormuz akan tetap terbuka selama periode gencatan senjata. Perkembangan ini menurunkan risiko gangguan pasokan energi global dan memperkuat ekspektasi de-eskalasi konflik.
Harga minyak langsung merespons dengan penurunan tajam, di mana WTI crude turun hampir 12% dan Brent crude melemah sekitar 9%. Penurunan ini mendukung pasar saham secara luas, terutama sektor yang sensitif terhadap biaya energi.
Kenaikan terjadi secara luas di berbagai sektor, dengan saham yang sensitif terhadap pembukaan kembali ekonomi memimpin. Royal Caribbean (RCL) naik sekitar 7%, Boeing (BA) menguat sekitar 2%, sementara saham konsumen dan travel seperti Amazon (AMZN) dan Airbnb (ABNB) juga ikut menguat.
Fokus pasar kini beralih ke katalis berikutnya, dengan data retail sales AS serta laporan kinerja dari Tesla (TSLA) menjadi perhatian utama. Investor akan mencari sinyal terkait kekuatan permintaan dan apakah earnings mampu menopang valuasi di level saat ini.
📊 Market Wrap

🧠 Catatan Analis Hari Ini

💬 Market Highlights
Greg Abel Mulai Bentuk Ulang Berkshire Hathaway
Greg Abel mulai memberi arah baru bagi Berkshire Hathaway (BRK.B) dengan pendekatan manajemen yang lebih aktif, termasuk menghidupkan kembali buyback saham dan memperluas ekspansi ke Jepang. Ia juga dinilai lebih tegas terhadap bisnis yang underperform, dengan potensi mengganti manajemen atau melepas unit tertentu. Tantangan utamanya adalah bagaimana mengalokasikan kas Berkshire yang mencapai sekitar $373 miliar di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Google Jajaki Kerja Sama Chip AI Baru
Google (GOOG) dikabarkan menjajaki kerja sama dengan Marvell (MRVL) untuk mengembangkan chip AI baru, termasuk memory processing unit dan TPU untuk inference. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada GPU Nvidia sekaligus memperkuat ekosistem AI internal. Jika berhasil, inisiatif ini dapat menjadi pendorong pertumbuhan Google Cloud ke depan.
Apple Siapkan Reboot Siri, Mac Tertunda
Apple (AAPL) diperkirakan akan merombak Siri dengan pendekatan berbasis chatbot dan kemampuan AI yang lebih canggih dalam WWDC 2026. Namun, beberapa peluncuran hardware seperti Mac baru berpotensi tertunda akibat keterbatasan pasokan memori. Dalam jangka pendek, Apple juga fokus meningkatkan performa software dan fitur untuk pengguna enterprise.
📅 Jadwal Laporan Keuangan

Pasar saat ini didorong oleh kombinasi meredanya risiko geopolitik dan awal musim earnings, dengan investor memantau apakah momentum ini dapat bertahan di level rekor.
Saham apa yang sedang kamu ikuti hari ini?












