Gotrade News - OneMain Financial menghadapi gugatan hukum dari 13 negara bagian AS terkait dugaan praktik menagih biaya tersembunyi pada produk pinjamannya. Gugatan diajukan setelah ditemukan bahwa OneMain kerap memaksakan penjualan produk berkendala seperti asuransi kepada nasabahnya tanpa sepengetahuan mereka.
Key Takeaways:
- Gugatan ini bisa merusak reputasi OneMain dan meningkatkan biaya kredit.
- Regulasi ketat pada pasar kredit bisa meningkat di masa depan.
- Keterbukaan OneMain dalam produk bisa jadi sorotan lebih lanjut.
Gugatan ini didukung oleh jaksa agung dari New York dan 12 negara bagian lain yang menyatakan bahwa OneMain sengaja mengurangi transparansi untuk menjebak konsumen dalam utang lebih lanjut. “OneMain membuat biaya tambahan yang mahal dan sering kali tidak diperlukan, menempatkan konsumen dalam kerugian finansial,” klaim Jaksa Agung Letitia James.
OneMain telah menyatakan bahwa gugatan ini tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan mereka akan membuktikan kebenaran di pengadilan. Sebelumnya, OneMain telah menyelesaikan masalah dengan CFPB dengan membayar $20 juta pada 2023 terkait praktik penjualan yang menyesatkan.
Legal battle antara OneMain Financial dan penyelidik negara bagian ini dapat memengaruhi cara pandang konsumen terhadap perusahaan pemberi pinjaman dan membawa implikasi lebih luas terhadap sektor keuangan. Peraturan ketat bisa saja dihadirkan untuk memastikan perlindungan lebih baik bagi konsumen.
Referensi:
- PYMNTS, 13 States Sue Lender OneMain Financial Over Alleged Hidden Fees. Diakses 17 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












