Outflow Kripto BlackRock $3,6 Miliar, Sinyal Pasar Rapuh?

Outflow Kripto BlackRock $3,6 Miliar, Sinyal Pasar Rapuh?

Share this article

Gotrade News - Dompet kripto yang terhubung dengan BlackRock mencatat arus keluar bersih senilai $3,6 miliar dalam waktu tiga hari. Pergerakan drastis antara Jumat (06/02) hingga Senin (09/02) ini memicu kekhawatiran baru di tengah kondisi pasar yang sedang rapuh.

Penurunan ini terjadi saat harga aset digital utama sedang menguji level support teknikal yang sangat krusial. Kamu perlu memahami konteks di balik angka ini agar tidak terjebak kepanikan pasar yang tidak berdasar.


Key Takeaways:

  • Total arus keluar aset kripto terkait BlackRock mencapai $3,6 miliar akibat penebusan investor dan koreksi harga pasar.

  • Mayoritas penarikan dana terkonsentrasi pada aset Bitcoin senilai $3,39 miliar dan Ethereum sebesar $238,98 juta.

  • Indeks sentimen pasar kini menyentuh level "Ekstrem" seiring harga Bitcoin yang kembali menguji zona $60.000.


Data pelacakan dompet real-time menunjukkan kepemilikan total dana tersebut turun signifikan dari $63,34 miliar menjadi $59,71 miliar. Menurut laporan Finbold, arus keluar ini terkonsentrasi pada aset Bitcoin dan Ethereum yang memang mengalami tekanan jual cukup dalam.

Penurunan nilai ini sebenarnya mencerminkan arus hak asuh terkait ETF dan bukan aktivitas perdagangan langsung oleh manajemen BlackRock. Meski demikian, investor ritel sering menafsirkan pergerakan institusional besar ini sebagai sinyal sentimen negatif yang lebih luas.

Tekanan jual ini bertepatan dengan volatilitas pasar tinggi di mana Bitcoin turun 2,39% dan Ethereum anjlok 4,69%. AInvest melaporkan bahwa sentimen pasar kini telah menyentuh level "ketakutan ekstrem" dengan skor indeks di angka 9.

Manajemen BlackRock tercatat memindahkan 2.268 BTC dan 45.324 ETH ke Coinbase Prime pada awal pekan ini. Langkah manajemen likuiditas ini lazim dilakukan manajer investasi untuk memenuhi permintaan penebusan unit penyertaan dari para investor.

Situasi pasar saat ini diperparah oleh menipisnya likuiditas Ethereum di bursa yang mencapai level terendah dalam 10 tahun terakhir. Kondisi pasokan yang ketat ini berpotensi memicu fluktuasi harga yang jauh lebih tajam jika tekanan jual terus berlanjut.

Faktor Risiko Lanjutan

Level $60.000 untuk Bitcoin dan $2.000 untuk Ethereum kini menjadi batas pertahanan teknikal yang sangat menentukan arah tren selanjutnya. Analis Crypto Economy memperingatkan bahwa kombinasi rasa takut ekstrem dan likuiditas tipis dapat mempercepat penurunan harga.

Risiko likuiditas jangka pendek menjadi ancaman nyata jika pemegang aset yang tertekan memutuskan untuk menjual secara bersamaan. Investor disarankan untuk memantau data on-chain secara berkala guna mengantisipasi potensi volatilitas susulan dalam jangka pendek.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade