Gotrade News - Palantir membukukan pertumbuhan revenue tercepat sejak IPO dan langsung menekan ulang persepsi soal valuasi AI di Wall Street. CEO Nvidia Jensen Huang juga memperkuat narasi positif AI dengan menyebut teknologi ini menciptakan jumlah pekerjaan yang sangat besar.
Kombinasi keduanya membentuk arah baru bagi investor saham AI awal Mei 2026. Pertanyaannya kini adalah apakah valuasi premium Palantir tetap layak atau Nvidia menawarkan risk-reward yang lebih menarik.
Key Takeaways:
- Palantir (PLTR) revenue Q1 2026 naik 85% YoY ke level pertumbuhan tercepat sejak IPO dengan laba bersih hampir 4x lipat.
- Manajemen Palantir naikkan panduan FY 2026 dari 61% ke 71% growth atau sekitar USD 7,66 miliar.
- Nvidia (NVDA) tumbuh 77% dengan P/E sekitar 41 dibanding P/E Palantir mendekati 150.
Palantir (PLTR) mencatat revenue Q1 2026 yang tumbuh 85% YoY menurut laporan Motley Fool. Angka ini merupakan pertumbuhan tercepat sejak perusahaan go public dan konsisten dengan tren akselerasi 11 kuartal berturut-turut.
Laba bersih Palantir hampir empat kali lipat menjadi USD 871 juta dengan EPS USD 0,34. Adjusted operating income mencapai USD 984 juta atau setara margin 60% sebagai bukti kekuatan operasional yang nyata.
Revenue AS melonjak 104% ke USD 1,28 miliar dengan segmen commercial naik 133% ke USD 595 juta. Segmen government tumbuh 84% ke USD 687 juta dan jumlah pelanggan komersial AS bertambah 42% ke 615 akun.
Manajemen menaikkan panduan FY 2026 dari 61% ke 71% growth dengan revenue midpoint sekitar USD 7,66 miliar. CEO Alex Karp kepada CNBC menyebut bisnis AS akan kembali berlipat ganda pada 2027.
Pertaruhan Valuasi Palantir vs Nvidia
Palantir saat ini diperdagangkan dengan P/E sekitar 150 dan P/S mendekati 67 menurut analisis Motley Fool. Multiple ini menempatkan Palantir di tingkat valuasi yang sangat menuntut konsistensi pertumbuhan tinggi.
Sebagai perbandingan, Nvidia (NVDA) tumbuh 77% dengan P/E sekitar 41 dan P/S mendekati 23. Nvidia melaporkan revenue kuartalan USD 68,1 miliar dan memandu USD 78 miliar untuk kuartal berikutnya.
Argumen bull Palantir berpijak pada akselerasi 11 kuartal berturut-turut dan profitabilitas yang membaik cepat. Argumen bear menyebut keberhasilan ini sudah tercermin di harga sehingga ruang upside terbatas.
Komentar Huang dan Tinjauan Keamanan AI Trump
CEO Nvidia Jensen Huang menegaskan AI menciptakan jumlah pekerjaan yang sangat besar menurut TechBuzz. Pernyataan ini muncul saat Pew Research mencatat lebih 60% pekerja AS khawatir AI memengaruhi prospek pekerjaan mereka.
Goldman Sachs memproyeksikan AI bisa berdampak ke 300 juta pekerjaan full-time secara global. Sementara LinkedIn mencatat lowongan terkait AI naik 400% sejak 2021 dengan median gaji di atas USD 150.000 per tahun.
Axios melaporkan administrasi Trump mempertimbangkan tinjauan keamanan untuk model AI baru pasca insiden Mythos. Detail kebijakan dan timeline implementasi belum dipublikasikan secara terperinci dalam laporan tersebut.
Investor saham AI sebaiknya memantau bagaimana regulasi keamanan ini berkembang dalam beberapa pekan mendatang. Arah kebijakan akan menjadi salah satu faktor penentu volatilitas valuasi Palantir dan Nvidia ke depan.
Sumber:












