Ekonomi China Q3 2026 Tumbuh 4,5%, Ekspor Melonjak 29,6%

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Ekonomi China Q3 2026 Tumbuh 4,5%, Ekspor Melonjak 29,6%

Ringkasan

  • Menurut NBS, ekonomi China tumbuh 4,5% secara tahunan pada kuartal III 2026, lebih cepat dari 4,3% pada kuartal II.
  • Pertumbuhan ditopang ekspor September yang naik 29,6%, sementara penjualan ritel hanya naik 1,1% dan investasi properti turun 20,6%.
  • Data ini relevan bagi ETF saham China seperti iShares China Large-Cap ETF (FXI), di tengah usulan China membatasi ekspor 12 teknologi surya.

Gotrade News - Ekonomi China tumbuh 4,5% secara tahunan (year on year) pada kuartal III 2026, menurut Biro Statistik Nasional China (NBS). Pertumbuhan ditopang ekspor yang melonjak, sementara konsumsi domestik, investasi dan properti masih lemah, gambaran campuran bagi ETF saham China yang diperdagangkan di bursa saham AS.

Melansir Xinhua, laju kuartal III lebih cepat dari 4,3% pada kuartal II. Sepanjang Januari hingga September 2026, PDB China tumbuh 4,6% menjadi sekitar 107,11 triliun yuan (sekitar US$15,94 triliun), dan data NBS mencatat PDB kuartal III naik 1,2% dibanding kuartal sebelumnya.

Ekspor China Melonjak 29,6%, Penjualan Ritel Hanya Naik 1,1%

Menurut rilis NBS, ekspor barang China pada September naik 29,6% secara tahunan menjadi 3.034,4 miliar yuan, dan sepanjang Januari hingga September naik 16,4%. Produksi industri September tumbuh 5,5%, sementara nilai tambah manufaktur teknologi tinggi naik 14,3% dan produksi robot industri naik 29,1% dalam sembilan bulan pertama.

Baca juga: Saham Meta Turun 1,6%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Sisi domestik jauh lebih lambat. Penjualan ritel barang konsumsi September hanya naik 1,1%, investasi aset tetap Januari hingga September turun 7,2%, dan investasi pengembangan properti anjlok 20,6%. Tingkat pengangguran perkotaan hasil survei berada di 5,2% pada September.

Tabel berikut merangkum indikator utama dari rilis NBS tanggal 19 Oktober 2026:

Indikator

Periode

Perubahan tahunan

PDB

Kuartal III 2026

+4,5%

PDB

Januari-September 2026

+4,6%

Produksi industri

September 2026

+5,5%

Ekspor barang

September 2026

+29,6%

Penjualan ritel

September 2026

+1,1%

Investasi aset tetap

Januari-September 2026

-7,2%

Investasi properti

Januari-September 2026

-20,6%

Di bursa AS, eksposur ke ekonomi China antara lain tersedia lewat ETF seperti iShares China Large-Cap ETF (FXI), iShares MSCI China ETF (MCHI) dan KraneShares CSI China Internet ETF (KWEB).

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 1,7%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Data Pasar FXI, MCHI dan KWEB

Kode

Harga penutupan

Perubahan harian

FXI

$33,84

-1,23%

MCHI

$51,20

-0,95%

KWEB

$24,41

-0,81%

Data penutupan sesi reguler 16 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq.

Penurunan Harga Rumah China Menyempit pada September

Dilansir Xinhua berdasarkan data NBS, harga rumah baru di empat kota tier-1 (Beijing, Shanghai, Guangzhou dan Shenzhen) turun 0,5% secara tahunan pada September, 0,4 poin persentase lebih sempit dibanding bulan sebelumnya. Penurunan harga rumah bekas di kota-kota tersebut menyempit dari 2,7% menjadi 1,5%, dan harga rumah di kota tier-1 naik secara bulanan.

Dari 70 kota besar dan menengah yang disurvei, 17 kota mencatat kenaikan harga rumah baru secara bulanan, dua lebih banyak dari Agustus. Harga rumah bekas naik di 9 kota, enam lebih banyak dari bulan sebelumnya. Meski demikian, data NBS menunjukkan investasi properti masih turun 20,6% sepanjang sembilan bulan pertama.

China Usulkan Larangan Ekspor 12 Teknologi Surya

Menurut TaiyangNews, Kementerian Perdagangan China (MOFCOM) dan Kementerian Sains dan Teknologi mengusulkan revisi katalog teknologi yang dilarang atau dibatasi ekspornya. Draf tersebut mencakup 40 teknologi di bidang tenaga surya (PV), kecerdasan buatan dan biomedis, termasuk 12 teknologi PV.

Teknologi yang diusulkan untuk dilarang ekspornya meliputi wafer silikon setebal 70 mikrometer atau kurang, proses polisilikon fluidized-bed skala besar, serta sel perovskite dan tandem perovskite-silikon dengan efisiensi 30% atau lebih. Teknologi sel TOPCon, back-contact (xBC) dan heterojunction (HJT) masuk kategori ekspor terbatas.

Aturan registrasi sementara berlaku sejak 16 Oktober 2026, sehingga eksportir teknologi tersebut wajib mendaftar ke MOFCOM sebelum ekspor, dan masa konsultasi publik dibuka hingga 15 November 2026. Menurut MOFCOM, revisi ini bersifat rutin dan "tidak ditujukan kepada negara, kawasan, atau entitas tertentu". TaiyangNews mencatat China menguasai lebih dari 80% kapasitas manufaktur global untuk polisilikon, wafer, sel dan modul surya.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku