Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu, Pengganti Mei

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Purbaya Copot 2 Dirjen Kemenkeu, Pengganti Mei

Share this article

Gotrade News - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pencopotan dua Direktur Jenderal Kementerian Keuangan pada Rabu (22/04). Febrio Nathan Kacaribu dan Luky Alfirman resmi diberhentikan dari jabatan mereka sejak Selasa (21/04) malam.

Purbaya menyatakan akan mengajukan tiga nama calon pejabat tetap ke Presiden Prabowo Subianto pada awal hingga pertengahan Mei 2026. Kedua posisi kini dijabat oleh Pelaksana Harian yang dilantik pada hari yang sama.


Key Takeaways:

  • Febrio Kacaribu (Dirjen Strategi Ekonomi dan Kebijakan Fiskal) dan Luky Alfirman (Dirjen Anggaran) dicopot
  • Nama pengganti tetap diajukan ke Presiden Prabowo awal hingga pertengahan Mei 2026
  • Posisi ketiga Dirjen juga masih dijabat PLH Herman Saheruddin

Febrio Nathan Kacaribu menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Kebijakan Fiskal. Ekonom kelahiran 1978 ini merupakan lulusan Australian National University dan University of Kansas.

Luky Alfirman menjabat Direktur Jenderal Anggaran sebelum pencopotannya. Keduanya kini dialihkan dari posisi struktural di Kemenkeu.

Saat ditanya alasan pencopotan, Purbaya tidak memberikan penjelasan rinci. "Istirahat dulu, nanti kita cari tempat yang pas," ujar Purbaya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Selain dua posisi tersebut, jabatan Direktur Jenderal Pembinaan Kekayaan Negara juga masih kosong. Herman Saheruddin saat ini menjabat sebagai Pelaksana Harian menggantikan Masyita Crystallin yang pindah ke Danatara.

Tiga Posisi Dirjen Menunggu Pengisian

Dengan demikian, tiga dari total posisi Dirjen di Kemenkeu kini dijabat pejabat sementara. Purbaya berencana mengajukan kandidat tetap untuk ketiga posisi sekaligus pada Mei.

Pergantian pejabat tinggi di Kemenkeu menjadi perhatian pelaku pasar keuangan. Stabilitas kebijakan fiskal bergantung pada kesinambungan kepemimpinan di lembaga pengelola anggaran negara.

Investor yang memantau kebijakan fiskal Indonesia dapat mengamati dampaknya pada arus modal asing. Saham perbankan global seperti JPMorgan Chase memiliki eksposur terhadap pasar negara berkembang termasuk Indonesia.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade