Qualcomm Naikkan Harga Chip, Apple Bidik Server AI Nvidia

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Qualcomm Naikkan Harga Chip, Apple Bidik Server AI Nvidia

Key Takeaways

  • Qualcomm menaikkan harga chip dua digit persen akibat biaya memori yang melonjak.

  • Pendapatan bisnis handset Qualcomm turun 20% secara tahunan, terendah sejak 2021.

  • Apple dikabarkan menggandeng Nvidia untuk server AI berbasis chip M8 Ultra.

  • Tim Cook, Sam Altman, dan Jensen Huang dijadwalkan hadir di jamuan Gedung Putih.

Benang merahnya satu: krisis pasokan memori.

Gotrade News - Qualcomm resmi menaikkan harga produk chip-nya mulai September 2026, seiring lonjakan biaya memori yang belum pernah terjadi sebelumnya dan keterbatasan pasokan. Menurut Bloomberg Technoz, kenaikan harga berkisar dua digit persen dan menjadi sinyal bahwa boom pusat data kecerdasan buatan (AI) mulai menekan biaya komponen di seluruh industri teknologi Amerika Serikat.

Tekanan biaya yang sama merembet ke banyak lini, dari ponsel Android hingga rencana iPhone 18, sementara Apple justru dikabarkan mendekat ke Nvidia untuk membangun server AI. Pekan ini memperlihatkan satu pola yang konsisten: rantai pasok memori menjadi titik tekan sekaligus peluang di antara para raksasa teknologi.

Baca juga: Akuisisi 30% Saham Bayan (BYAN) oleh Haji Isam, Saham Tembus ARA

Biaya Memori Tekan Margin Qualcomm

Menurut Bloomberg Technoz, CEO Qualcomm Cristiano Amon menegaskan perusahaan memilih meneruskan beban biaya ke pelanggan ketimbang menggerus margin sendiri. Kenaikan harga tidak hanya menyentuh chip ponsel, tetapi juga komponen untuk konsol game, laptop, hingga komputer mini seperti Raspberry Pi. Lonjakan harga memori ini terjadi di tengah ledakan pembangunan pusat data AI yang menyerap pasokan chip memori dalam jumlah besar, komponen yang sama yang dipakai perangkat konsumen.

Tekanan itu tampak jelas pada kinerja divisi handset Qualcomm (QCOM). Dilansir Bloomberg Technoz, pendapatan bisnis handset perusahaan turun sekitar 20% secara tahunan dan menjadi level terendah sejak 2021. Angka ini memperlihatkan bagaimana kenaikan harga memori langsung memangkas pendapatan salah satu pemasok chip terbesar dunia.

Efek Domino ke Harga iPhone 18

Beban biaya memori tidak berhenti di Qualcomm. Apple (AAPL) disebut akan menaikkan kapasitas RAM iPhone 18 versi standar ke 12GB LPDDR5X, naik dari 8GB pada iPhone 17. Melansir GSMArena, tambahan memori itu diperlukan agar model dasar mampu menjalankan fitur AI langsung di perangkat, sesuatu yang sulit dilakukan dengan RAM 8GB.

Baca juga: Gotrade Daily: Reli Chip Diuji Sinyal Hati-Hati

Kombinasi harga memori yang naik dan kebutuhan RAM yang lebih besar berpotensi menekan margin atau mendorong harga jual iPhone lebih tinggi.

Apple Bidik Kembali Pasar Server Lewat Nvidia

Di sisi lain, Apple dikabarkan menjajaki kembali pasar server yang ditinggalkannya sejak menghentikan lini Xserve pada 2011. Menurut laporan yang dikutip MacRumors, perusahaan mempertimbangkan server AI berbasis chip seri M8 Ultra yang memakai teknologi jaringan NVLink Fusion milik Nvidia (NVDA) untuk menghubungkan antar-prosesor.

Server itu dirancang untuk pengembang, pelaku bisnis, dan pemerintah yang ingin menjalankan model AI di perangkat mereka sendiri. Laporan tersebut menyebut CEO Apple John Ternus telah mendukung inisiatif ini sejak sekitar setahun lalu, meski peluncuran baru ditargetkan sekitar 2029 dan proyek masih bisa dibatalkan. Bila terwujud, langkah ini akan mempererat kolaborasi dua rival lama sekaligus menambah permintaan bagi teknologi Nvidia.

Cook, Altman, dan Huang di Meja Makan Gedung Putih

Sorotan lain jatuh pada geopolitik. Menurut MacRumors yang mengutip Bloomberg, Tim Cook dijadwalkan menghadiri jamuan kenegaraan di Gedung Putih untuk Presiden China Xi Jinping bersama CEO OpenAI Sam Altman dan CEO Nvidia Jensen Huang.

Cook kini menjabat sebagai Executive Chairman Apple setelah menyerahkan posisi CEO kepada John Ternus pada 1 September 2026, dengan fokus baru menjalin hubungan dengan para pembuat kebijakan global. Kehadiran para pemimpin industri AI di satu meja menegaskan bahwa nasib rantai pasok chip dan memori kini bertaut erat dengan hubungan dagang AS dan China, faktor yang perlu terus dicermati investor saham teknologi.

Perusahaan

Ticker

Sorotan pekan ini

Qualcomm

QCOM

Menaikkan harga chip dua digit persen; pendapatan handset turun 20% YoY

Apple

AAPL

iPhone 18 ke 12GB RAM; kabar server AI M8 Ultra

Nvidia

NVDA

Teknologi NVLink Fusion dilirik Apple; permintaan AI tetap kuat

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku