Jakarta, Gotrade News - NVIDIA Corporation baru saja menyepakati transaksi senilai $20 miliar secara tunai untuk mengambil alih aset utama dan teknologi dari startup chip, Groq.
Langkah agresif ini menandakan fokus raksasa teknologi tersebut untuk mengamankan dominasi mutlak di sektor inference atau pemrosesan data AI berkecepatan tinggi.
Nilai transaksi tunai mencapai $20 miliar, menjadikannya kesepakatan terbesar dalam sejarah Nvidia.
Fokus utama pembelian adalah teknologi inference untuk mempercepat respons model kecerdasan buatan.
Groq tetap menjadi perusahaan independen yang fokus pada layanan cloud, namun pendirinya pindah ke Nvidia.
Menurut laporan eksklusif CNBC, kesepakatan ini mencakup lisensi teknologi serta perpindahan pendiri Groq, Jonathan Ross, ke dalam tim internal Nvidia.
Nilai jumbo ini jauh melampaui rekor akuisisi Nvidia sebelumnya saat membeli Mellanox senilai hampir $7 miliar pada tahun 2019 lalu.
CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan dalam memo internal bahwa integrasi prosesor Groq akan memperluas kemampuan arsitektur "AI factory" mereka secara signifikan.