Gotrade News - Sejumlah analis Wall Street merevisi target harga saham SaaS besar setelah rilis laporan keuangan kuartal pertama. Revisi mencakup Snowflake (SNOW), Salesforce (CRM), dan MongoDB (MDB).
Gelombang revisi ini mencerminkan pandangan beragam terhadap monetisasi AI di sektor SaaS. Saham-saham ini menjadi barometer arah valuasi cloud software ke depan.
Key Takeaways
- Oppenheimer menaikkan target harga Snowflake menjadi $295 dari $250 berkat adopsi Cortex Code.
- KeyBanc memangkas target Salesforce menjadi $290 dari $300 setelah panduan Q2 yang melemah.
- UBS menaikkan target MongoDB menjadi $350 dari $275 setelah lonjakan RPO sebesar 88%.
Gelombang Revisi Target Harga Analis
Menurut Insider Monkey, Oppenheimer menaikkan target harga Snowflake menjadi $295 dengan peringkat Outperform. Produk Cortex Code menembus 7.100 akun pada kuartal pertama peluncurannya.
Pendapatan produk Snowflake pada Q1 tumbuh 33,9% secara tahunan, didorong konsumsi AI workload. Kemitraan lima tahun senilai $6 miliar dengan AWS memperkuat posisi infrastruktur Snowflake.
Berbeda dengan Snowflake, Salesforce menghadapi revisi turun meski hasil keuangan melampaui ekspektasi. Pasar lebih fokus pada panduan paruh kedua yang dianggap kurang agresif.
Dilansir Insider Monkey, analis KeyBanc Jackson Ader memangkas target Salesforce menjadi $290 dari $300. Peringkat Overweight tetap dipertahankan karena fundamental dinilai solid.
Pendapatan Salesforce Q1 mencapai $11,13 miliar, sedikit di atas estimasi konsensus $11,05 miliar. EPS sebesar $3,88 juga jauh melampaui ekspektasi pasar di angka $3,12.
KeyBanc menyebut hasil tersebut sebagai "acceptable" setelah panduan Q2 dinilai melemah. Akselerasi paruh kedua diharapkan datang dari Agentforce, Data Cloud, dan integrasi Slack.
Apa Artinya untuk Valuasi SaaS
Sementara itu, MongoDB mendapat dorongan target harga signifikan dari UBS meski peringkat tetap Neutral. Lonjakan kontrak menjadi katalis utama revisi naik.
Melansir Insider Monkey, UBS menaikkan target MongoDB menjadi $350 dari $275. Pendapatan Q1 FY27 tercatat $687,6 juta, tumbuh 25% secara tahunan.
Remaining performance obligation (RPO) MongoDB melonjak 88% menjadi $1,46 miliar. Lonjakan backlog ini mengindikasikan permintaan jangka panjang yang kuat dari pelanggan enterprise.
Kemitraan dengan LangChain memposisikan MongoDB Atlas sebagai backend utama untuk AI agent. Posisi strategis ini menjelaskan optimisme UBS meski peringkat tetap konservatif.
Tiga revisi ini menunjukkan dispersi pandangan di kalangan analis terhadap saham SaaS. Pemain dengan eksposur AI workload langsung mendapat premi valuasi lebih tinggi.
Investor di pasar AS kini memilah pemenang dan pecundang dalam transisi infrastruktur AI. Konsumsi nyata produk AI menjadi metrik baru yang menggantikan pertumbuhan pendapatan tradisional.












