Gotrade News - Saham Dell Technologies (DELL) melonjak sekitar 9,2% ke level tertinggi 52 minggu di $461 pada perdagangan terakhir. Reli terjadi setelah laporan kuartalan menunjukkan rekor backlog server kecerdasan buatan senilai $51,3 miliar.
Lonjakan tersebut menegaskan posisi Dell sebagai pemain kunci dalam rantai pasok infrastruktur AI global. Sentimen pasar juga terangkat oleh kenaikan target harga agresif dari sejumlah bank investasi terkemuka.
Key Takeaways
- Pendapatan server AI Dell melonjak 757% YoY menjadi $16,1 miliar pada kuartal pertama FY27.
- Backlog server AI mencetak rekor $51,3 miliar dengan pesanan baru $24,4 miliar.
- Goldman Sachs dan Bernstein menaikkan target harga DELL menjadi $500 per saham.
Backlog Server AI Dell Cetak Rekor
Menurut Investing.com, Dell mencatat pendapatan $43,8 miliar pada kuartal pertama FY27. Angka tersebut melonjak 88% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba per saham non-GAAP tercatat $4,86, naik 214% secara tahunan dari periode pembanding. GAAP EPS bahkan melonjak 282% menjadi $5,24 pada kuartal yang dirilis 28 Mei tersebut.
Pendorong utama kinerja adalah segmen server AI yang membukukan pendapatan $16,1 miliar. Angka ini mencerminkan pertumbuhan 757% YoY dan menjadi katalis utama reli harga saham.
Manajemen mengungkap pesanan AI baru senilai $24,4 miliar selama kuartal berjalan. Backlog server AI pun menembus rekor $51,3 miliar, memberikan visibilitas pendapatan yang panjang.
Untuk FY27, Dell memandu pendapatan server AI sekitar $60 miliar bagi para investor. Panduan EPS non-GAAP dipatok di titik tengah $17,90, naik 74% secara tahunan dari proyeksi sebelumnya.
Permintaan kuat ini sejalan dengan ekspansi belanja modal hyperscaler pengguna chip NVIDIA (NVDA). Dell menjadi salah satu integrator utama server berbasis GPU kelas atas tersebut.
Analis Melihat Upside 30%
Goldman Sachs menaikkan target harga DELL dari $230 menjadi $500 dengan rating Buy. Bernstein SocGen juga merevisi target dari $280 menjadi $500 dengan peringkat Outperform.
Dilansir Barchart, analis Mark R. Hake memproyeksikan nilai wajar DELL di $544,57 per saham. Target itu mengimplikasikan potensi kenaikan sekitar 29,4% dari harga penutupan $420,91 pada 29 Mei.
Metodologi yang digunakan adalah free cash flow yield sebesar 3,45% terhadap FCF TTM $9,442 miliar. Kapitalisasi pasar Dell saat analisis dilakukan tercatat sekitar $273,41 miliar.
Hake juga memproyeksikan pendapatan FY28 Dell mencapai $184,32 miliar, tumbuh 37,3%. Proyeksi tersebut mengasumsikan momentum permintaan server AI berlanjut dalam dua tahun ke depan.
Saham DELL telah melonjak sekitar 156% sejak 31 Maret hingga akhir Mei. Kenaikan ini menempatkan Dell sebagai salah satu saham AI berkinerja terbaik di luar pembuat chip semikonduktor.
Kompetitor seperti Hewlett Packard Enterprise (HPE) juga mendapat sentimen positif dari tren ini. Investor melihat segmen server AI sebagai pendorong margin baru bagi vendor infrastruktur korporat.
Risiko utama tetap ada pada margin server AI yang lebih tipis dibanding bisnis tradisional Dell. Eksekusi rantai pasok GPU dan kompetisi dari ODM Taiwan juga perlu dicermati investor.












