Rupiah Menguat ke Rp17.211 Imbas Diplomasi AS-Iran

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Rupiah Menguat ke Rp17.211 Imbas Diplomasi AS-Iran

Share this article

Gotrade News - Rupiah ditutup menguat ke Rp17.211 per dolar AS pada perdagangan Senin (27/04). Penguatan ini ditopang sinyal damai AS-Iran dan tren positif mata uang kawasan Asia.

Rupiah naik 18 poin atau sekitar 0,10% dibanding penutupan sebelumnya, mengutip data Bloomberg via RRI. Pergerakan sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga menguat sore ini, mengutip Bloomberg Technoz.


Key Takeaways:

  • Rupiah ditutup di Rp17.211 per dolar AS, naik 18 poin atau 0,10% pada Senin (27/04).
  • Sinyal damai AS-Iran dan proposal pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi pendorong utama.
  • Mayoritas mata uang Asia ikut menguat, dengan baht Thailand memimpin penguatan kawasan.

Iran dilaporkan mengajukan proposal baru kepada AS untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik, mengutip Sindonews. Pasar membaca langkah ini sebagai sinyal awal de-eskalasi yang meredakan premi risiko geopolitik.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menyebut proposal Iran tersebut menjadi katalis utama sentimen positif rupiah, mengutip Sindonews. Trump juga mengklaim Iran akan mengajukan tawaran yang memenuhi tuntutan AS, mengutip RRI.

Indeks dolar AS melemah 0,13% dari level pembukaan 99,3 ke 98,4 pada sesi Asia, mengutip Bloomberg Technoz. Pelemahan ini memberi ruang bagi mata uang kawasan untuk bergerak lebih leluasa.

Baht Thailand memimpin penguatan kawasan, diikuti won Korea Selatan, ringgit Malaysia, dan dolar Taiwan, mengutip Bloomberg Technoz. Yuan offshore, dolar Singapura, yen Jepang, yuan onshore, dan rupee India juga menutup di zona hijau.

Hanya peso Filipina dan dolar Hong Kong yang tertekan dengan pelemahan terbatas pada perdagangan hari ini, mengutip Bloomberg Technoz. Tren ini menunjukkan aliran sentimen positif yang merata di kawasan.

People's Bank of China menetapkan referensi harian USD-CNY di level terendah sejak 2023, mengutip Bloomberg Technoz. Kebijakan ini menjadi tambahan tenaga bagi mata uang Asia termasuk rupiah pada sesi sore.

Brent menguat 2,41% ke US$107,8 per barel di tengah ketidakpastian Timur Tengah, mengutip Bloomberg Technoz. Lonjakan harga minyak tetap menjadi pengingat bahwa premi risiko geopolitik belum sepenuhnya hilang.

Hanya lima kapal tanker produk Iran yang melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir, jauh di bawah level normal, mengutip RRI. Data ini mengindikasikan gangguan rantai pasok energi belum sepenuhnya pulih meski sinyal damai mulai muncul.

Moody's mempertahankan peringkat Baa2 untuk surat utang Indonesia tetapi merevisi prospek dari stabil menjadi negatif, mengutip RRI. Penyesuaian ini sempat membayangi sentimen pasar sebelum dorongan eksternal menutupi tekanan.

Ibrahim Assuaibi menyebut pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga, nilai tukar, dan pasar keuangan melalui debottlenecking dan transformasi ekonomi, mengutip RRI. Pernyataan ini menjadi penyeimbang dari catatan Moody's terhadap fiskal domestik.

Bagi investor ritel, penguatan rupiah memberi sedikit ruang bernapas pada portofolio yang terekspos aset rupiah. Namun arah pasar masih bergantung pada kelanjutan perundingan AS-Iran dan respons terhadap revisi prospek Moody's.

Pekan ini pasar akan mencermati perkembangan diplomasi Selat Hormuz, harga minyak, dan rilis data domestik. Volatilitas dua arah masih dominan untuk pasar valuta Asia di tengah dinamika geopolitik yang belum tuntas.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade