Saham AMD Turun 0,3%, Ini Sentimennya (6 Oktober 2026)

Gotrade News - Saham AMD turun 0,34% ke $631,75 pada sesi Senin, 5 Oktober 2026 (ditutup Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB), saat Nasdaq Composite justru menguat. Penurunan tipis saham AMD (AMD) ini terjadi ketika saham chip beristirahat setelah reli dua hari, meski dua analis Wall Street merevisi pandangan mereka atas saham tersebut pada hari yang sama.
Data Perdagangan Saham AMD
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $631,75 |
| Perubahan | -$2,16 (-0,34%) |
| Penutupan sebelumnya | $633,91 |
| Harga pembukaan | $630,61 |
| Rentang harian | $619,99 hingga $633,50 |
| Volume | 13,7 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 20,2 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $188,22 hingga $645,46 |
| Kapitalisasi pasar | $1,03 triliun |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 11.314.000 per saham (kurs Rp 17.909 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Senin, 5 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.909 per dolar AS: Yahoo Finance, 5 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga AMD terkini di halaman harga saham AMD (AMD) hari ini.
Pergerakan Saham AMD Sepanjang Sesi
AMD dibuka di $630,61 dan bergerak di rentang $619,99 hingga $633,50 sepanjang sesi. Harga penutupan berada $11,76 di atas level terendah harian.
Aktivitas perdagangan relatif sepi. Volume tercatat 13,7 juta saham, atau 32,20% di bawah rata-rata 20,2 juta saham. Perbandingan ini menjadi salah satu dasar dalam cara membaca volume saham.
Kinerja AMD tertinggal dari pasar. Nasdaq Composite naik 1,05% ke 27.477,31, S&P 500 menguat 0,66% ke 7.773,95, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,18% ke 51.267,90, sehingga AMD tertinggal 1,39 poin persentase dari Nasdaq. Di antara emiten chip, Nvidia (NVDA) naik 2,12% ke $238,90, sedangkan Intel (INTC) turun 2,63% ke $116,19. Di sisi makro, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31%.
Dari sisi tren lebih panjang, AMD kini berada 2,12% di bawah level tertinggi 52 minggu di $645,46 dan 235,64% di atas level terendah 52 minggu di $188,22.
Kenapa Saham AMD Turun?
Tidak ada sumber yang kami baca yang menyebut pemicu khusus perusahaan untuk penurunan sesi ini. Menurut Investor's Business Daily, saham chip beristirahat pada Senin (5/10) setelah reli dua hari, dengan indeks semikonduktor SOX bergerak mendatar, sementara AMD menerima dua revisi pandangan dari analis Wall Street.
Sentimen lain datang dari pengelola dana. Melansir GuruFocus, ARK Invest milik Cathie Wood menjual 181.767 saham AMD senilai $111,1 juta pada pekan yang berakhir 2 Oktober 2026, sekaligus membeli 356.681 saham Nvidia senilai sekitar $81 juta.
Analisis Saham AMD: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut rilis resmi AMD, perusahaan pada 28 September 2026 sepakat mengakuisisi World Labs lewat transaksi seluruhnya saham senilai sekitar $8,2 miliar, yang ditargetkan rampung akhir 2026 dengan persetujuan regulator. Dr. Fei-Fei Li dijadwalkan bergabung sebagai executive vice president dan chief scientist.
- Rilis yang sama menyebut akuisisi ini akan membawa tim peneliti dan pakar model AI ke AMD untuk memperkuat pengembangan perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem AI, menurut AMD.
- Pada sesi ini, harga penutupan masih $11,76 di atas level terendah harian dengan volume di bawah rata-rata.
Risiko
- ARK Invest memangkas kepemilikan saham AMD dan mengalihkan sebagian eksposur chip ke Nvidia.
- Saham AMD tertinggal 1,39 poin persentase dari Nasdaq pada sesi ini, sementara Intel juga melemah 2,63%.
- Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31% pada sesi yang sama.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














