Saham Microsoft (MSFT) Naik 1,5%, Ini Sentimennya (6 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Microsoft ditutup naik 1,48% ke $525,18, mengungguli kenaikan Nasdaq Composite sebesar 1,05%.
- Media keuangan mengaitkan kenaikan ini dengan revisi pandangan Melius Research yang menyoroti posisi Microsoft dalam isu keamanan AI.
- Volume perdagangan 22,50% di atas rata-rata, dengan harga tertahan 5,15% di bawah level tertinggi 52 minggu.
Gotrade News - Saham Microsoft naik 1,48% ke $525,18 pada penutupan sesi Senin, 5 Oktober 2026 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Media keuangan mengaitkan kenaikan saham Microsoft (MSFT) ini dengan revisi pandangan Melius Research yang menyebut Microsoft sebagai pihak yang paling dapat dipercaya dalam pengembangan AI.
Data Perdagangan Saham MSFT
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $525,18 |
| Perubahan | +$7,65 (+1,48%) |
| Penutupan sebelumnya | $517,53 |
| Harga pembukaan | $521,62 |
| Rentang harian | $521,47 hingga $532,35 |
| Volume | 26,6 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 21,7 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $349,20 hingga $553,72 |
| Kapitalisasi pasar | $3,84 triliun |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 9.405.000 per saham (kurs Rp 17.909 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Senin, 5 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.909 per dolar AS: Yahoo Finance, 5 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga MSFT terkini di halaman harga saham Microsoft (MSFT) hari ini.
Pergerakan Saham MSFT Sepanjang Sesi
MSFT dibuka di $521,62, sempat menyentuh level terendah harian $521,47 dan tertinggi $532,35. Saham ditutup $3,71 di atas level terendah hari itu, sehingga sebagian kenaikan intraday tidak bertahan hingga penutupan.
Volume perdagangan mencapai 26,6 juta saham, 22,50% di atas rata-rata 21,7 juta saham. Dengan kapitalisasi pasar $3,84 triliun, ukuran perusahaan ini bisa dibaca lewat konsep market cap.
Kenaikan MSFT melampaui pasar secara umum. Nasdaq Composite naik 1,05% ke 27.477,31, S&P 500 menguat 0,66% ke 7.773,95, dan Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,18% ke 51.267,90. Selisihnya terhadap Nasdaq sebesar +0,43 poin persentase.
Di antara saham teknologi besar, Nvidia (NVDA) naik 2,12% dan Meta Platforms (META) naik 1,90%, sementara Apple turun 0,24%. Dari sisi makro, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik 3,4 basis poin ke 5,31%, dan minyak Brent kontrak berjangka terdekat ditutup di $100,24 per barel.
Secara jangka lebih panjang, MSFT berada 5,15% di bawah level tertinggi 52 minggu di $553,72 dan 50,40% di atas level terendah 52 minggu di $349,20.
Kenapa Saham Microsoft Naik?
Pemicu utama yang disorot media adalah revisi pandangan dari Melius Research pada Senin (5/10). Menurut Investor's Business Daily, Melius menggambarkan Microsoft sebagai "adults in charge" atau pihak dewasa yang memegang kendali dalam perkembangan AI.
Dilansir Barron's, argumen Melius bertumpu pada kekhawatiran korporasi soal keamanan AI yang dinilai mendorong perusahaan ke arah alat dan platform Microsoft. Barron's juga mencatat kapitalisasi pasar Microsoft mendekati $4 triliun.
Kabar lain datang dari sisi biaya internal. Melansir Stocktwits yang mengutip laporan The Information, Microsoft memangkas proyeksi belanja internal untuk model Claude milik Anthropic lebih dari sepertiga dari perkiraan laju $1 miliar per tahun, dan mengarahkan karyawan ke infrastruktur internal serta model OpenAI melalui GitHub Copilot.
Analisis Saham MSFT: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut Barron's, kekhawatiran keamanan AI dinilai Melius Research mendorong korporasi memilih platform Microsoft.
- Laporan The Information yang dikutip Stocktwits menyebut Microsoft menekan biaya AI internal dengan mengalihkan penggunaan ke model dan infrastruktur sendiri.
- Volume perdagangan 22,50% di atas rata-rata menunjukkan partisipasi pasar yang lebih tinggi pada sesi ini.
Risiko
- Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun di 5,31% tetap menjadi tekanan bagi valuasi saham teknologi.
- Menurut halaman lifecycle resmi Microsoft, dukungan Office 2021 berakhir pada Oktober 2026. Seperti dilaporkan TheStreet, tidak ada opsi pembaruan keamanan tambahan, sehingga respons pengguna terhadap peralihan ke Microsoft 365 atau Office 2024 masih perlu dicermati.
- MSFT masih 5,15% di bawah level tertinggi 52 minggu, dan harga ditutup jauh dari level tertinggi harian $532,35.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
- Office 2021 - Microsoft Lifecycle (Microsoft Learn)
- Microsoft Seen As 'Adults In Charge' Of AI (Investor's Business Daily)
- Microsoft Nears $4 Trillion as AI Safety Fears Become a Selling Point (Barron's)
- Meta And Microsoft Reportedly Trim Anthropic Reliance as Internal AI Tools Take Center Stage (Stocktwits)
- Microsoft cutting off a best-seller with no extension on Oct. 13 (TheStreet)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














