Saham Intel (INTC) Turun 2,8%, Ini Sentimennya (16 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Intel (INTC) turun 2,80% ke $95,37 pada sesi 15 Oktober 2026, saat Nasdaq naik 0,08%.
- Media keuangan mengaitkan penurunan dengan ledakan fatal di lokasi Intel di Kiryat Gat dan aksi jual saham chip usai data inflasi AS.
- Intel belum mengungkapkan dampak insiden terhadap produksi, sementara laporan kuartal ketiga dijadwalkan 29 Oktober 2026.
Gotrade News - Saham Intel turun 2,80% ke $95,37 pada penutupan sesi Kamis, 15 Oktober 2026 waktu New York, saat saham Intel (INTC) melemah $2,75 dari penutupan sebelumnya di $98,12. Media keuangan mengaitkan penurunan saham Intel dengan ledakan fatal di fasilitas Intel di Kiryat Gat, Israel, ditambah tekanan jual pada saham semikonduktor setelah data inflasi AS lebih panas dari perkiraan.
Data Perdagangan Saham INTC
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $95,37 |
| Perubahan | -$2,75 (-2,80%) |
| Penutupan sebelumnya | $98,12 |
| Harga pembukaan | $93,61 |
| Rentang harian | $90,02 hingga $96,87 |
| Volume | 146,6 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 103,7 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $32,89 hingga $142,35 |
| Kapitalisasi pasar | $518,6 miliar |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 1.700.000 per saham (kurs Rp 17.824 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.824 per dolar AS: Yahoo Finance, 15 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga INTC terkini di halaman harga saham Intel (INTC) hari ini.
Pergerakan Saham INTC Sepanjang Sesi
Saham INTC dibuka di $93,61, sudah di bawah penutupan sebelumnya, lalu bergerak dalam rentang $90,02 hingga $96,87. Harga penutupan berada $5,35 di atas level terendah harian, sehingga saham sempat memangkas sebagian pelemahannya menjelang akhir sesi.
Aktivitas perdagangan jauh lebih ramai dari biasanya. Volume perdagangan mencapai 146,6 juta saham, atau 41,30% di atas rata-rata 103,7 juta saham.
Pelemahan Intel berlawanan dengan arah pasar. Nasdaq Composite naik 0,08% ke 26.713,03, S&P 500 naik 0,33% ke 7.744,06, dan Dow Jones Industrial Average naik 1,08% ke 52.177,69. Dengan begitu, INTC tertinggal 2,88 poin persentase dari Nasdaq pada sesi tersebut.
Saham chip lain ikut melemah. Nvidia (NVDA) turun 1,84%, TSMC (TSM) turun 1,80%, dan AMD (AMD) turun 1,50%. Setelah penurunan ini, INTC berada 33,00% di bawah level tertinggi 52 minggu di $142,35, namun masih 189,97% di atas level terendah 52 minggu di $32,89.
Kenapa Saham Intel Turun?
Pemicu utama yang disorot media adalah ledakan di lokasi Intel di Kiryat Gat. Melansir GuruFocus, yang mengutip Tom's Hardware, dua pekerja tewas dan satu pekerja lain luka berat dalam insiden tersebut. Laporan yang sama menyebut Intel belum mengungkapkan dampak insiden terhadap produksi, sehingga belum jelas peralatan mana yang rusak, apakah manufaktur terhenti, dan berapa lama perbaikan akan berlangsung.
Tekanan juga datang dari sentimen sektor. Menurut StockStory, saham semikonduktor melemah setelah data harga produsen AS untuk September keluar di atas perkiraan. Investor khawatir suku bunga yang lebih tinggi akan menaikkan biaya pendanaan pusat data AI dan memperlambat pesanan chip di sepanjang rantai pasok.
Di hari yang sama, CEO TSMC C.C. Wei memberi sinyal dalam panggilan laba kuartal ketiga perusahaannya. Dilansir Stocktwits, Wei menyatakan TSMC siap membantu pelanggan yang memilih teknologi pengemasan EMIB-T Intel jika pasokan Intel kemudian tidak mencukupi. Hasil kuartalan TSMC sendiri sempat menjadi sorotan, seperti dibahas dalam ulasan laba TSMC yang melesat.
Analisis Saham INTC: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Menurut Simply Wall St., pelemahan ini datang setelah reli tajam yang ditopang rekor pendapatan dari lini terkait AI.
- Sejumlah pelanggan dilaporkan telah memilih teknologi pengemasan EMIB-T Intel, sebagaimana tersirat dari pertanyaan analis kepada CEO TSMC.
- Saham menutup sesi $5,35 di atas level terendah harian, sehingga sebagian tekanan jual mereda sebelum pasar tutup.
Risiko
- Dampak ledakan Kiryat Gat terhadap produksi dan pengiriman chip belum diungkapkan Intel.
- Suku bunga yang tinggi berpotensi menahan belanja infrastruktur AI yang menjadi penggerak permintaan chip.
- Kesiapan TSMC menjadi cadangan pasokan bagi pelanggan EMIB-T menambah tekanan pada eksekusi bisnis pengemasan Intel.
- Simply Wall St. mencatat investor juga bereaksi terhadap laporan kemajuan pesaing asal China, CXMT.
Menurut rilis resmi Intel, perusahaan akan melaporkan hasil keuangan kuartal ketiga 2026 pada Kamis, 29 Oktober 2026, setelah pasar tutup.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
- Intel to Report Third-Quarter 2026 Financial Results (Intel Corporation)
- Intel Stocks Fall 4.25% After Fatal Factory Blast; Output Impact Remains Unclear (GuruFocus.com)
- FormFactor, Teradyne, Applied Materials, AMD, and Intel Shares Plummet, What You Need To Know (StockStory)
- TSMC CEO Hints Company Could Back Up Customers If Intel's Advanced Packaging Ramp-Up Falls Short (Stocktwits)
- Intel (INTC) Stock Dropped, So What Is Driving Attention Now? (Simply Wall St.)
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.












