Saham Intel Melonjak 11% Berkat Pesanan TPU Google
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Saham Intel melonjak 11,19% ke level US$110,27 setelah Google memesan lebih dari 3 juta unit TPU. Pesanan besar ini mengangkat minat investor pada saham semikonduktor dan kecerdasan buatan (AI).
Lonjakan tersebut menandakan kepercayaan baru terhadap kemampuan manufaktur Intel di tengah keterbatasan kapasitas pesaingnya. Investor kini juga memburu saham AI berkapitalisasi menengah sebagai alternatif pertumbuhan.
Key Takeaways
Saham Intel (INTC) naik 11,19% ke US$110,27 setelah pesanan 3 juta TPU dari Google, dengan pengiriman ditargetkan 2028.
Beberapa analis menaikkan target harga, termasuk Mizuho ke US$128, Wells Fargo ke US$110, dan Barclays ke US$100.
Saham AI mid-cap seperti UiPath (PATH) menarik perhatian analis seiring booming infrastruktur AI.
Pesanan dari Google datang setelah Intel berhasil melewati uji kemasan canggih untuk chip TPU. Pengiriman dijadwalkan mulai 2028, dipicu keterbatasan kapasitas produksi Intel (INTC) dari pemain utama TSMC.
Menurut Investing.com, langkah ini memperkuat posisi Intel sebagai produsen kontrak. Pesanan Google dinilai sebagai validasi penting bagi teknologi pengemasan canggih milik perusahaan.
Nvidia turut mengevaluasi proses Intel 18A dan teknologi kemasan EMIB untuk GPU mendatang bernama "Feynman". Meski demikian, Nvidia (NVDA) belum menempatkan pesanan formal apa pun.
CEO Intel Lip-Bu Tan menyoroti pergeseran permintaan ke arah inference dan agentic AI. "Shift toward inference and agentic AI significantly increasing need for Intel's CPUs and wafer and advanced packaging," ujarnya.
Sejumlah analis merevisi naik target harga saham Intel setelah berita pesanan tersebut. Mizuho memasang target tertinggi di US$128, sementara Barclays di US$100.
Wells Fargo menetapkan target harga US$110, sejajar dengan level perdagangan saat ini. Optimisme ini mencerminkan ekspektasi pemulihan bisnis manufaktur Intel seiring masuknya Alphabet (GOOGL) sebagai pelanggan utama.
Daftar Saham AI Mid-Cap Pilihan Analis
Selain raksasa chip, investor kini melirik saham AI berkapitalisasi menengah US$2-20 miliar. Segmen ini menawarkan potensi pertumbuhan tinggi seiring ekspansi infrastruktur AI global.
Dilansir Insider Monkey, investor Bill Ackman menyebut AI sebagai sebuah "Boom", bukan gelembung. Ia menilai pembangunan infrastruktur yang masif menjadi fondasi tren tersebut.
Salah satu nama yang menonjol adalah UiPath, pemain otomatisasi berbasis AI. Pendapatan UiPath (PATH) pada kuartal pertama FY27 mencapai US$418 juta.
Annual recurring revenue (ARR) perusahaan tercatat sebesar US$1,901 miliar. Analis Barclays Raimo Lenschow memberikan rating Hold dengan target harga US$14.
Minat terhadap saham semikonduktor dan AI menunjukkan rotasi modal yang sehat. Investor mencari eksposur di berbagai lapisan kapitalisasi, dari raksasa chip hingga pemain mid-cap.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.