Zcash Anjlok 40% Akibat Bug, Binance Dorong Saham Tokenisasi
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Pasar kripto bergejolak setelah Zcash anjlok sekitar 40% akibat bug yang berpotensi mencetak koin palsu. Bug tersebut diungkap pada 5 Juni 2026 dan langsung memicu fork darurat untuk menambal celah keamanan.
Gejolak ini menyoroti kerapuhan aset kripto di tengah dorongan inovasi seperti saham tokenisasi. Sentimen pasar pun terbelah antara peluang baru dan risiko teknis yang masih membayangi.
Key Takeaways
Zcash (ZEC) sempat anjlok 40% akibat bug yang ditemukan AI milik Anthropic, kini pulih ke US$469,05.
Binance meluncurkan perdagangan saham langsung dan meraih AUM US$400 juta hanya dalam delapan hari.
Cardano (ADA) menjadi salah satu aset terburuk 2026, turun sekitar 75% dalam setahun.
Menurut Motley Fool, bug Zcash ditemukan melalui Claude Opus 4.8 milik Anthropic yang rilis 28 Mei 2026. Celah itu berpotensi mencetak ZEC palsu tanpa batas sehingga mengancam integritas pasokan koin.
Harga ZEC kini berada di US$469,05, naik 7,60% setelah fork darurat berhasil menambal celah tersebut. Pemulihan cepat ini menunjukkan kepercayaan investor mulai kembali meski risiko teknis sempat menekan harga.
Gejolak juga menyentuh Ethereum (ETH) yang diperdagangkan di US$1.668,90, turun 1,47% dengan kapitalisasi US$201 miliar. Sekitar 68% nilai DeFi masih berada di jaringan ETH dan Layer 2, menegaskan dominasinya.
Namun, nilai DeFi di Ethereum kini turun menjadi US$38 miliar dari puncaknya US$97 miliar pada awal Oktober 2025. Penurunan ini mencerminkan tekanan likuiditas yang melanda ekosistem kripto secara luas.
Dilansir Watcher.Guru, Cardano (ADA) kini diperdagangkan di kisaran US$0,16 hingga US$0,17. Aset ini telah turun sekitar 50% sepanjang 2026 dan menjadi salah satu yang berkinerja terburuk.
Dalam setahun terakhir, ADA bahkan anjlok sekitar 75% dari level sebelumnya. Akibatnya, Cardano tergelincir dari 10 besar dan kini berada di luar 20 besar kapitalisasi pasar.
Pelemahan ADA memperkuat narasi bahwa banyak altcoin masih kesulitan menarik minat investor. Tekanan jual berkepanjangan membuat sejumlah aset besar kehilangan posisi strategisnya di pasar.
Binance Dorong Saham Tokenisasi
Melansir Watcher.Guru, Binance meluncurkan perdagangan saham langsung pada 1 Juni 2026. Produk ini meraih AUM US$400 juta hanya dalam delapan hari sejak peluncurannya.
Platform tersebut menawarkan lebih dari 7.000 saham AS yang bisa dibeli memakai USDC, USDT, atau BNB. Perdagangan berlangsung 24 jam selama tujuh hari, melampaui jam bursa konvensional.
Tren saham tokenisasi ini mendekatkan dunia kripto dengan pasar saham AS secara langsung. Pemain seperti Coinbase (COIN) turut menjadi sorotan dalam persaingan infrastruktur aset digital.
Minat institusional terhadap kripto juga tercermin dari strategi Strategy (MSTR) yang dikenal agresif mengakumulasi Bitcoin. Pergerakan ini memperkuat keterkaitan antara saham publik dan aset kripto.
Bagi investor, dinamika ini menegaskan pentingnya memantau risiko teknis sekaligus peluang inovasi. Volatilitas tinggi tetap menjadi karakter utama pasar kripto sepanjang 2026.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.