Gotrade Daily: Saham Meta Naik 9%, Saham Chip Rontok

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Gotrade Daily: Saham Meta Naik 9%, Saham Chip Rontok

Share this article

Meta dikabarkan masuk ke bisnis cloud AI dan sahamnya naik hampir 9%. Namun, aksi jual di saham chip membuat pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data tenaga kerja AS malam ini.

Wall Street membuka paruh kedua 2026 dengan arah yang terbelah. Dow sempat menyentuh rekor intraday baru sebelum melemah, sementara Nasdaq turun karena saham chip dan AI hardware mengalami tekanan jual.

Bintang sesi kemarin adalah Meta. Sahamnya naik 8,8% setelah laporan bahwa perusahaan akan menjual akses ke kapasitas komputasi AI dan model AI. Di sisi lain, saham semikonduktor yang menjadi pemenang besar semester pertama mulai terkena profit taking.

Baca juga: Gotrade Daily: Wall Street Tutup Kuartal Terbaik Sejak 2020

Watchlist Malam Ini 📈

SahamPergerakanYang Harus Diperhatikan
META+9% (sesi 1 Jul)Masuk bisnis cloud AI. Pantau kelanjutan momentum dan detail resmi.
MU-8%+ (sesi 1 Jul)Ambil untung sektor chip. Cermati koreksi lanjut atau pantul.
NVDATurun bareng sektorTerseret aksi jual chip. Pantau level support dan sentimen AI.
AVGOTurun bareng sektorBagian dari koreksi chip. Cermati potensi rebound sektor.
MSFT+3% (sesi 1 Jul)Tahan banting; kini punya pesaing cloud baru dari Meta.
AAPL+2% (sesi 1 Jul)Mega-cap defensif, ikut menahan S&P 500.

Katalis Malam Ini 🧨

Meta dilaporkan akan masuk bisnis cloud

Meta (META) melonjak sekitar 8,8% setelah laporan bahwa perusahaan berencana menjual akses ke kapasitas komputasi AI dan model AI. Jika benar berjalan, langkah ini akan membuat Meta masuk ke area yang selama ini didominasi pemain seperti Microsoft Azure, Amazon Web Services, dan Google Cloud.

Bagi investor, cerita ini penting karena Meta selama ini banyak dikritik karena belanja AI dan data center yang sangat besar. Menjual kapasitas komputasi bisa menjadi salah satu cara untuk menunjukkan bahwa investasi AI tidak hanya menjadi biaya, tetapi juga bisa membuka sumber pendapatan baru.

Namun, detail resminya masih perlu ditunggu. Investor akan mencari kejelasan soal model bisnis, skala layanan, margin, dan seberapa besar dampaknya terhadap capex Meta.

Baca juga: Gotrade Daily: Wall Street Rebound Kencang, Nike Jadi Ujian Berikutnya

Aksi ambil untung menekan saham chip

Sisi lainnya adalah semikonduktor. Micron (MU) turun lebih dari 8% dan ikut menyeret sentimen saham chip setelah reli besar di semester pertama. Nvidia (NVDA), Broadcom (AVGO), Sandisk, dan Intel juga ikut berada di bawah tekanan.

Untuk saat ini, koreksi ini lebih terlihat seperti profit taking setelah kenaikan cepat, bukan perubahan besar terhadap cerita AI. Namun, karena banyak saham chip sudah naik tajam, pasar menjadi lebih sensitif terhadap valuasi, positioning, dan kabar apa pun yang bisa memicu rotasi keluar dari sektor ini.

Mega-cap software dan hardware jadi bantalan

Saham software dan hardware besar menahan pasar. Microsoft (MSFT) naik sekitar 3% dan Apple (AAPL) bertambah sekitar 2%. Rotasi ke saham mega-cap ini membuat indeks S&P 500 hampir datar meski chip menekan pasar.

Denyut Pre-market 📊

Futures AS bergerak sedikit lebih rendah pagi ini karena pelaku pasar memilih menunggu data tenaga kerja. Laporan nonfarm payrolls Juni keluar pukul 8:30 pagi waktu New York, lebih awal dari biasanya karena libur Fourth of July.

Dua hal yang perlu dipantau saat market buka: apakah aksi jual saham chip berlanjut, dan apakah kenaikan Meta bisa bertahan setelah lonjakan besar kemarin. Jika data tenaga kerja lebih kuat dari ekspektasi, yield bisa kembali naik dan menekan saham growth. Jika datanya lebih lemah, pasar mungkin membaca itu sebagai sinyal bahwa The Fed punya ruang lebih besar untuk menahan suku bunga.

Catatan Makro 📝

Fokus utama malam ini adalah pasar tenaga kerja AS. Setelah ADP menunjukkan tambahan 98.000 pekerjaan sektor swasta pada Juni, turun dari 122.000 pada Mei, investor menunggu apakah data resmi juga menunjukkan perlambatan.

Konsensus saat ini memperkirakan nonfarm payrolls bertambah sekitar 115.000 pekerjaan, dengan tingkat pengangguran bertahan di 4,3%. Angka yang terlalu kuat bisa mendorong yield naik lagi, sementara angka yang terlalu lemah dapat memunculkan kekhawatiran baru soal perlambatan ekonomi.

Yield US Treasury 10 tahun berada di sekitar 4,47%, Brent melemah ke area US$72 per barel, dan emas bertahan di area US$4.000-an.


Malam ini pasar membawa dua cerita berbeda. Meta menunjukkan bahwa narasi AI mulai melebar ke layanan cloud dan monetisasi komputasi, sementara koreksi saham chip mengingatkan bahwa sektor dengan kenaikan paling cepat biasanya juga paling rentan terkena profit taking.

Untuk investor yang memegang saham chip, fokusnya bukan hanya apakah AI masih menarik, tetapi apakah ukuran posisi masih sesuai setelah reli besar. Untuk yang memantau Meta, lihat apakah momentum bisa bertahan setelah lonjakan 9% dan apakah pasar mulai menghargai peluang baru di cloud AI.

Data tenaga kerja malam ini bisa menjadi penentu arah berikutnya. Saham apa yang sedang kamu pantau?

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade