Gotrade Daily: Wall Street Tutup Kuartal Terbaik Sejak 2020
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Wall Street menutup kuartal kedua 2026 di level rekor. S&P 500 dan Nasdaq sama-sama mencetak penutupan tertinggi sepanjang masa pada Selasa (30/6), sekaligus membukukan kuartal terkuat sejak 2020.
Reli dipimpin oleh saham teknologi dan AI, dengan Nvidia tetap menjadi simbol utama pergerakan ini. Dow Jones juga mencetak rekor untuk hari kedua berturut-turut, sementara Russell 2000 ikut menguat, memberi sinyal bahwa reli tidak hanya terjadi di saham mega-cap.
Sekarang, pasar masuk ke kuartal ketiga dengan momentum yang kuat. Pertanyaannya: apakah buyer masih mau mengejar rekor saat earnings, guidance, dan valuasi kembali menjadi fokus?
Perusahaan paling bernilai di dunia, kapitalisasi sekitar $4,8 triliun.
Katalis Malam Ini 🧨
Kuartal terbaik sejak 2020
S&P 500 naik sekitar 14,9% dan Nasdaq menguat sekitar 21,4% pada kuartal kedua. Keduanya mencatat kuartal terbaik sejak 2020. Dow juga ditutup di level rekor, sementara Russell 2000 ikut naik, memberi tanda bahwa sentimen risk-on mulai lebih luas.
AI masih menjadi pendorong utama, tetapi penguatan di akhir kuartal tidak hanya bergantung pada satu sektor. Ini yang membuat momentum pasar terlihat lebih sehat dibanding reli yang terlalu sempit.
Nvidia (NVDA) tetap menjadi simbol utama AI trade dan perusahaan paling bernilai di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$4,8 triliun. Yang penting bukan hanya Nvidia sebagai satu saham. Cerita AI kini ikut menarik saham semikonduktor, cloud infrastructure, data center, kebutuhan power, dan hardware yang terkait dengan pembangunan infrastruktur AI.
Geopolitik mereda, minyak melemah
Harga minyak turun setelah jalur pelayaran di Selat Hormuz kembali dibuka. Meredanya risiko geopolitik membantu selera risiko investor menjelang penutupan kuartal. Dengan tekanan minyak yang lebih rendah, pasar mendapat ruang tambahan untuk mempertahankan momentum risk-on.
Denyut Pre-market 📊
Pasar kini memasuki sesi pertama kuartal ketiga dengan rekor baru di papan. Setelah reli besar di Q2, fokus investor bergeser ke apakah momentum ini bisa bertahan di instrumen utama seperti SPY, QQQ, DIA, dan saham pemimpin AI seperti Nvidia. Pertanyaan utamanya adalah follow-through. Setelah Nasdaq naik lebih dari 20% dalam satu kuartal, pasar tidak selalu butuh kabar buruk untuk goyah. Kadang, kabar baik yang tidak cukup kuat pun bisa memicu profit taking.
Untuk malam ini, perhatikan apakah buyer masih masuk ke saham teknologi mega-cap, atau mulai lebih selektif karena valuasi sudah tinggi.
Catatan Makro 📝
WTI melemah ke area sekitar US$70 per barel seiring meredanya risiko geopolitik. Yield US Treasury 10 tahun bertahan di sekitar 4,38%, sementara VIX turun ke kisaran 16,45. Kombinasi ini membantu pasar menutup kuartal dengan nada risk-on: minyak lebih tenang, tidak ada kejutan baru dari yield, dan volatilitas menurun. Ujian untuk kuartal ketiga adalah apakah kondisi ini bisa bertahan saat earnings season mulai berjalan.
Kuartal kedua 2026 menjadi periode yang kuat bagi investor yang bertahan di saham teknologi dan indeks utama. Namun, rekor baru juga menjadi momen untuk meninjau kembali alokasi, target jangka panjang, dan risiko portofolio.
Perhatikan apakah reli AI masih bisa mempertahankan momentum sebelum menambah posisi. Setelah kenaikan besar, market akan semakin sensitif terhadap earnings, guidance, dan valuasi.
Saham apa yang sedang kamu pantau setelah rekor kuartal ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.