Saham Robinhood (HOOD) Turun 1,8%, Ini Sentimennya (7 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Robinhood (HOOD) turun 1,85% ke $112,00 pada sesi 6 Oktober 2026, saat Nasdaq naik 0,45%.
- Tidak ada sumber yang menyebut pemicu khusus dari perusahaan; saham terkait kripto seperti Coinbase dan SoFi juga melemah.
- Robinhood dijadwalkan merilis hasil kuartal ketiga 2026 pada 27 Oktober 2026 setelah penutupan pasar.
Gotrade News - Saham Robinhood (HOOD) turun 1,85% ke $112,00 pada penutupan sesi Selasa, 6 Oktober 2026 waktu New York (Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Saham Robinhood turun di hari ketika indeks utama Wall Street menguat, dan tidak ada sumber yang kami baca yang menyebut satu pemicu khusus dari perusahaan di balik pelemahan ini.
Data Perdagangan Saham HOOD
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $112,00 |
| Perubahan | -$2,11 (-1,85%) |
| Penutupan sebelumnya | $114,11 |
| Harga pembukaan | $115,01 |
| Rentang harian | $111,74 hingga $116,25 |
| Volume | 17,5 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 22,2 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $63,52 hingga $153,56 |
| Kapitalisasi pasar | $102,6 miliar |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 2.003.000 per saham (kurs Rp 17.888 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.888 per dolar AS: Yahoo Finance, 6 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga HOOD terkini di halaman harga saham Robinhood (HOOD) hari ini.
Pergerakan Saham HOOD Sepanjang Sesi
HOOD dibuka di $115,01, sempat menyentuh level tertinggi harian $116,25, lalu melemah hingga titik terendah $111,74. Saham ditutup hanya $0,26 di atas titik terendah harian, artinya tekanan jual bertahan hingga akhir sesi.
Volume perdagangan mencapai 17,5 juta saham, 21,30% di bawah rata-rata 22,2 juta saham. Pelemahan dengan volume di bawah rata-rata menunjukkan aksi jual hari itu tidak disertai lonjakan aktivitas.
Pergerakan HOOD berlawanan dengan pasar. Nasdaq Composite naik 0,45% ke 27.599,89, S&P 500 naik 0,58% ke 7.818,93, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,49% ke 51.521,28. Dibandingkan Nasdaq, kinerja HOOD tertinggal 2,30 poin persentase.
Saham terkait kripto dan fintech lain juga melemah. Coinbase (COIN) turun 1,32% ke $185,74 dan SoFi (SOFI) turun 1,01% ke $15,76. Di sisi makro, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 4,2 basis poin ke 5,27%. HOOD kini berada 27,06% di bawah level tertinggi 52 minggu $153,56 dan 76,34% di atas level terendah 52 minggu $63,52.
Kenapa Saham Robinhood Turun?
Tidak ada sumber yang kami baca yang menyebut penyebab spesifik dari perusahaan untuk penurunan 6 Oktober. Melansir Zacks, HOOD melemah saat pasar secara umum menguat. Zacks juga mencatat saham ini sudah turun 6,55% dalam sebulan terakhir.
Perhatian pasar juga mulai bergeser ke laporan kuartalan. Menurut pengumuman resmi Robinhood yang dirilis 1 Oktober 2026, perusahaan akan merilis hasil kuartal ketiga 2026 pada Selasa, 27 Oktober 2026, setelah penutupan pasar.
Analisis Saham HOOD: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Dilansir Zacks, konsensus pendapatan kuartal mendatang berada di $1,41 miliar, naik 10,34% secara tahunan, dan estimasi laba per saham konsensus naik 1,58% dalam sebulan terakhir.
- Menurut Motley Fool, lebih dari 150.000 nasabah telah membuka akun perdagangan berbasis agen AI per HOOD Summit di Houston, dengan agen menggunakan perangkat Robinhood hampir 30 juta kali per hari.
Risiko
- Zacks mencatat konsensus laba per saham kuartal mendatang sebesar $0,55, turun 9,84% secara tahunan.
- Motley Fool mengingatkan bahwa strategi perdagangan berbasis AI kerap gagal karena kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, dan akun agen baru mencakup 0,5% dari 28,4 juta nasabah terdanai.
Agenda terdekat adalah rilis kinerja kuartal ketiga pada 27 Oktober 2026, sesuai pengumuman perusahaan.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














