Laba Samsung Q3 Diprediksi Naik 9 Kali, Margin Chip Stagnan

Ringkasan
- Laba operasional Samsung kuartal III 2026 diperkirakan mencapai 106,1 triliun won, hampir sembilan kali lipat dari 12,17 triliun won tahun lalu.
- Lonjakan didorong permintaan chip AI, namun margin chip memori diperkirakan stagnan di 76% menurut SK Securities.
- TrendForce memperkirakan kenaikan harga kontrak DRAM melambat ke 10% hingga 15% pada kuartal IV, sementara Micron Technology (MU) memproyeksikan margin kotor sekitar 86,25%.
Gotrade News - Samsung Electronics diperkirakan mencatat lonjakan laba operasional kuartal III 2026 hampir sembilan kali lipat, didorong permintaan chip untuk kecerdasan buatan (AI). Menurut Investing.com, estimasi laba operasional Samsung mencapai 106,1 triliun won (sekitar US$79,1 miliar), naik dari 12,17 triliun won pada periode yang sama tahun lalu.
Jika terealisasi, angka tersebut menjadi rekor laba operasional kuartalan keempat berturut-turut bagi Samsung. Perusahaan dijadwalkan merilis hasil awal kuartal III pada Kamis (8 Oktober 2026), sebelum data rinci diumumkan pada akhir Oktober.
Margin Chip Memori Samsung Diprediksi Stagnan di 76%
Di balik lonjakan laba, ekspektasi pasar mulai turun. Dilansir Investing.com, LSEG SmartEstimate yang dihimpun dari 21 analis telah dipangkas 7,7% sejak akhir Agustus.
Analis SK Securities Han Dong-hee memperkirakan margin laba operasional divisi chip memori Samsung mencapai 76% pada kuartal III, sama dengan kuartal sebelumnya. Artinya, lonjakan harga memori belum lagi mendorong margin naik lebih tinggi.
Kenaikan Harga DRAM Kuartal IV Melambat ke 10-15%
TrendForce memperkirakan harga kontrak DRAM konvensional naik 10% hingga 15% pada kuartal IV dibanding kuartal sebelumnya. Analis TrendForce Avril Wu menilai pasokan chip memori masih ketat, tetapi laju kenaikan harga diperkirakan melambat, sementara kontrak jangka panjang mengambil porsi yang makin besar dari total produksi pemasok.
Risiko lain datang dari Tiongkok. Kinngai Chan dari Summit Insights menyebut pemeriksaan industrinya menunjukkan makin banyak produsen perangkat (OEM dan ODM) yang mulai memakai chip DRAM dan NAND buatan Tiongkok.
Pangsa HBM Samsung Naik, SK Hynix Tergerus
Samsung sempat tertinggal dalam pasokan high bandwidth memory (HBM) karena keterlambatan kualifikasi produk untuk Nvidia (NVDA). Namun tahun ini perusahaan mulai mengejar dengan memperluas pengiriman chip HBM4 terbarunya, menurut Investing.com.
| Produsen | Pangsa HBM 2025 | Proyeksi Pangsa HBM 2026 |
|---|---|---|
| SK Hynix | 60% | 46% |
| Samsung | 20% | 34% |
Proyeksi pangsa pasar di atas merupakan estimasi J.P. Morgan. Di sisi lain, saham Samsung telah turun sekitar 25% dari rekor pada Juni, meski masih lebih dari dua kali lipat dibanding awal tahun. Won Korea Selatan juga menguat 14,3% terhadap dolar AS sepanjang kuartal III, kenaikan kuartalan terbesar sejak awal 1998.
Micron (MU) Proyeksikan Margin Kotor 86,25%
Pesaing asal AS, Micron Technology (MU), juga mencatat kinerja kuat. Melansir IBTimes UK, pendapatan kuartal IV fiskal Micron mencapai US$54,23 miliar, atau 4,79 kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dengan laba per saham disesuaikan US$33,42.
Untuk kuartal I fiskal berikutnya, Micron memproyeksikan pendapatan US$61,5 miliar (plus minus US$1,5 miliar) dan margin kotor disesuaikan sekitar 86,25%, sedikit di bawah 87% pada kuartal sebelumnya. Micron juga disebut telah mengamankan perjanjian yang mencakup sebagian besar pasokan HBM untuk tahun kalender 2027, dengan kendala pasokan diperkirakan berlanjut seiring ekspansi infrastruktur AI.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














