Saham Tesla (TSLA) Naik 0,5%, Ini Sentimennya (7 Oktober 2026)

Ringkasan
- Saham Tesla (TSLA) naik 0,51% ke $380,68 pada sesi 6 Oktober 2026, sejalan dengan Nasdaq yang naik 0,45%.
- Tesla mengirimkan 486.532 kendaraan pada kuartal ketiga 2026, di atas konsensus analis menurut TheStreet.
- Volume perdagangan 28,50% di bawah rata-rata, dan laporan keuangan dijadwalkan terbit 21 Oktober 2026.
Gotrade News - Saham Tesla (TSLA) ditutup di $380,68 pada sesi Selasa, 6 Oktober 2026 waktu New York, naik $1,95 atau 0,51%. Saham Tesla naik tipis seiring media keuangan masih mencerna laporan pengiriman kuartal ketiga 2026 yang melampaui perkiraan analis.
Data Perdagangan Saham TSLA
| Data | Nilai |
|---|---|
| Harga penutupan | $380,68 |
| Perubahan | +$1,95 (+0,51%) |
| Penutupan sebelumnya | $378,73 |
| Harga pembukaan | $381,98 |
| Rentang harian | $378,52 hingga $383,33 |
| Volume | 27,7 juta saham |
| Rata-rata volume 30 hari | 38,7 juta saham |
| Rentang 52 minggu | $297,38 hingga $498,83 |
| Kapitalisasi pasar | $1,50 triliun |
| Setara dalam rupiah | sekitar Rp 6.810.000 per saham (kurs Rp 17.888 per dolar AS) |
Data penutupan sesi reguler Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 17.888 per dolar AS: Yahoo Finance, 6 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.
Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.
Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi
TSLA dibuka di $381,98, bergerak di rentang $378,52 hingga $383,33, lalu ditutup $2,16 di atas level terendah hariannya. Artinya saham sempat tertekan di bawah harga pembukaan sebelum memangkas pelemahan menjelang penutupan.
Aktivitas perdagangan tergolong sepi. Volume tercatat 27,7 juta saham, 28,50% di bawah rata-rata 38,7 juta saham, sehingga kenaikan ini tidak ditopang volume perdagangan yang besar.
Kenaikan Tesla sejalan dengan pasar. Nasdaq Composite naik 0,45% ke 27.599,89, S&P 500 menguat 0,58% ke 7.818,93, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,49% ke 51.521,28, sehingga TSLA hanya unggul 0,06 poin persentase atas Nasdaq. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 4,2 basis poin ke 5,27%. Sesama produsen mobil listrik, NIO (NIO) naik 1,75%, sementara Nvidia (NVDA) hanya menguat 0,14%.
Dalam rentang 52 minggu, TSLA masih berada 23,69% di bawah level tertinggi $498,83 dan 28,01% di atas level terendah $297,38.
Kenapa Saham Tesla Naik?
Pemicu utamanya adalah data pengiriman kuartal ketiga. Menurut rilis resmi Tesla yang dilampirkan dalam Form 8-K ke SEC, perusahaan memproduksi 464.391 kendaraan dan mengirimkan 486.532 kendaraan pada kuartal ketiga 2026, termasuk 478.237 unit Model 3 dan Model Y. Tesla juga memasang 13,7 GWh produk penyimpanan energi.
Dilansir TheStreet, angka pengiriman itu melampaui konsensus analis sekitar 5% hingga 6%, meski masih lebih rendah dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Media keuangan mengaitkan kenaikan saham pada 6 Oktober dengan angka tersebut; GuruFocus mencatat pengiriman yang melebihi produksi berarti Tesla mengurangi persediaan sebanyak 22.141 unit.
Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko
Faktor Pendukung
- Pengiriman 486.532 unit melampaui konsensus analis sekitar 5% hingga 6%, menurut TheStreet, dengan Model 3 dan Model Y sebagai penopang utama.
- Pengiriman di atas produksi menurunkan persediaan sebanyak 22.141 unit, menurut GuruFocus.
- Bisnis penyimpanan energi memasang 13,7 GWh, segmen yang menurut TheStreet memiliki margin di atas rata-rata bisnis kendaraan.
Risiko
- Pengiriman masih lebih rendah dibanding kuartal ketiga tahun lalu, menurut TheStreet.
- Penyimpanan energi berada di bawah perkiraan UBS, yang memangkas sedikit estimasi labanya, dilansir TheStreet.
- Data pengiriman belum menunjukkan profitabilitas. Menurut GuruFocus, investor baru bisa menilai margin otomotif, harga jual dan arus kas dari laporan keuangan.
Menurut rilis resmi Tesla, laporan keuangan kuartal ketiga 2026 dijadwalkan terbit setelah penutupan pasar pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














