Saham Tesla (TSLA) Turun 2,1%, Ini Sentimennya (19 Oktober 2026)

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

Saham Tesla (TSLA) Turun 2,1%, Ini Sentimennya (19 Oktober 2026)

Ringkasan

  • Saham Tesla (TSLA) turun 2,13% ke $354,72 pada sesi Jumat, 16 Oktober 2026, dengan volume 71,00% di atas rata-rata.
  • Penurunan ini sejalan dengan koreksi Nasdaq Composite sebesar 2,15% dalam aksi jual saham AI, tanpa kabar spesifik dari perusahaan.
  • Investor menanti laporan kuartal III Tesla pada 21 Oktober 2026, dengan sorotan pada pemulihan margin.

Gotrade News - Saham tesla turun 2,13% ke $354,72 pada sesi Jumat, 16 Oktober 2026 waktu New York, ketika saham Tesla (TSLA) terseret aksi jual luas di saham teknologi. Penurunan ini hampir sama dengan koreksi Nasdaq Composite sebesar 2,15%, dan sumber yang kami baca tidak menyebut kabar spesifik dari perusahaan pada hari itu.

Data Perdagangan Saham TSLA

DataNilai
Harga penutupan$354,72
Perubahan-$7,72 (-2,13%)
Penutupan sebelumnya$362,44
Harga pembukaan$369,15
Rentang harian$349,33 hingga $370,50
Volume61,9 juta saham
Rata-rata volume 30 hari36,2 juta saham
Rentang 52 minggu$297,38 hingga $498,83
Kapitalisasi pasar$1,40 triliun
Setara dalam rupiahsekitar Rp 6.392.000 per saham (kurs Rp 18.020 per dolar AS)

Data penutupan sesi reguler Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 16.00 waktu New York (Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 03.00 WIB). Harga saham: Yahoo Finance, dicek silang dengan penutupan resmi Nasdaq. Kurs Rp 18.020 per dolar AS: Yahoo Finance, 16 Oktober 2026, dicek silang dengan kurs referensi ECB. Indeks, imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan minyak (Brent dan WTI kontrak berjangka terdekat): penutupan harian Yahoo Finance di tanggal yang sama.

Pantau pergerakan harga TSLA terkini di halaman harga saham Tesla (TSLA) hari ini.

Baca juga: Saham Meta Turun 1,6%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Pergerakan Saham TSLA Sepanjang Sesi

Tesla dibuka di $369,15 dan sempat menyentuh $370,50 sebelum tekanan jual mendorongnya ke titik terendah harian di $349,33. Saham ini ditutup $5,39 di atas level terendah itu, jauh di bawah harga pembukaan.

Aktivitas perdagangan jauh lebih ramai dari biasanya. Sebanyak 61,9 juta saham berpindah tangan, atau 71,00% di atas rata-rata 36,2 juta saham, angka yang relevan bagi investor yang membaca volume saham untuk menilai kuatnya sebuah pergerakan.

Di level indeks, Nasdaq Composite turun 2,15% ke 26.140,03, S&P 500 melemah 1,09% ke 7.659,44, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,34% ke 52.002,41. Penurunan Tesla hanya 0,02 poin persentase lebih ringan dari Nasdaq. Saham teknologi lain ikut tertekan: Meta Platforms (META) turun 3,72%, AMD turun 5,95%, dan Nvidia (NVDA) turun 1,43%. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun ditutup di 5,10% pada sesi yang sama.

Baca juga: Saham Netflix (NFLX) Turun 1,7%, Ini Sentimennya (21 Oktober 2026)

Harga penutupan berada 28,89% di bawah level tertinggi 52 minggu di $498,83 dan 19,28% di atas level terendah 52 minggu di $297,38.

Kenapa Saham Tesla Turun?

Sumber yang kami baca tidak menyebut pemicu khusus Tesla pada sesi Jumat, sehingga pergerakan ini lebih tepat dibaca bersama pelemahan pasar. Dilansir Investor's Business Daily (19 Oktober 2026), media tersebut menyebut sesi itu sebagai aksi jual saham AI, ketika S&P 500, Nasdaq dan saham unggulan menembus level support penting.

Fokus investor kini beralih ke laporan kuartal III. Menurut pengumuman resmi Tesla yang dilampirkan dalam Form 8-K ke SEC, perusahaan akan merilis hasil keuangan kuartal III 2026 dan menggelar sesi tanya jawab pada Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 17.30 waktu bagian timur AS. Dalam pengumuman yang sama, Tesla mencatat pengiriman 486.532 kendaraan dan produksi 464.391 kendaraan pada kuartal III.

Melansir BeInCrypto (18 Oktober 2026), pertanyaan utama laporan ini adalah apakah margin pulih. Analis yang dipantau Nasdaq memperkirakan laba per saham $0,21, turun dari $0,37 setahun sebelumnya.

Analisis Saham TSLA: Faktor Pendukung dan Risiko

Faktor Pendukung

  • Pengiriman kuartal III sebanyak 486.532 kendaraan melampaui perkiraan, menurut BeInCrypto.
  • Menurut Barchart (18 Oktober 2026), investor sudah menilai Tesla lebih karena robot dan teknologi swakemudi dibanding mobil, dan kedua bisnis itu membutuhkan chip AI dalam jumlah besar.
  • Tesla juga mencatat penempatan produk penyimpanan energi sebesar 13,7 GWh pada kuartal III, menurut pengumuman perusahaan ke SEC.

Risiko

  • Barchart mencatat biaya tahap pertama proyek chip Terafab di Grimes County, Texas, sekitar $16,8 miliar, dengan dokumen yang mengisyaratkan total proyek hingga $119 miliar, sementara pembagian biaya antara Tesla dan SpaceX belum diumumkan.
  • Menurut Barchart, rencana belanja Tesla tahun 2026 sudah melebihi $25 miliar dan arus kas bebas berbalik negatif pada kuartal II 2026.
  • Laba per saham kuartal II yang dilaporkan pada Juli sebesar $0,33, di bawah estimasi $0,55, karena margin menyusut, menurut BeInCrypto.

Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1 juta+

Gotraders 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
Traders League IV

Total hadiah
lebih dari $4000

termasuk langganan
TradingView untuk
semua pemenang

Daftar sekarang

*Syarat dan ketentuan berlaku