Sarjito Pimpin Bursa Komoditas OJK, Ini Efeknya

Setya MahardikaSetya MahardikaHendrie Saputra
Ditinjau oleh Hendrie Saputra

Bagikan artikel

Sarjito Pimpin Bursa Komoditas OJK, Ini Efeknya

Gotrade News - DPR RI mengesahkan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK periode 2026-2031 dalam rapat paripurna pada Kamis (27/08). Persetujuan ini melengkapi hasil fit and proper test Komisi XI DPR pada Senin (24/08), dengan Sarjito sebagai calon tunggal. Menurut kumparan, visi Sarjito adalah membangun bursa mineral dan komoditas strategis yang tepercaya dan likuid secara global.

Satu poin dari paparan Sarjito yang menarik bagi investor adalah soal daya tawar harga. Menurut kumparan, Sarjito menekankan Indonesia adalah produsen utama timah dan nikel, tetapi harganya justru ditentukan oleh pasar internasional, bukan di dalam negeri. Membangun bursa komoditas domestik yang likuid adalah proyek jangka panjang, dan selagi infrastrukturnya masih dirancang, pertanyaan praktis untuk investor ritel adalah bagaimana mengambil posisi di komoditas, tambang, dan energi hari ini.

Key Takeaways

  • DPR mengesahkan Sarjito sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) OJK periode 2026-2031, dengan agenda membangun bursa komoditas domestik yang tepercaya dan likuid.
  • Sarjito menekankan Indonesia adalah produsen utama timah dan nikel, tetapi harganya masih ditentukan pasar internasional; membangun bursa domestik yang likuid adalah proyek jangka panjang.
  • Selagi infrastruktur bursa dibangun, eksposur ke tema tambang, emas, dan energi sudah bisa diakses hari ini lewat saham AS di Gotrade.
  • Nama yang paling relevan lewat saham AS: Freeport-McMoRan (FCX), operator tambang Grasberg di Papua yang sedang ramp-up produksi; Newmont (NEM), pencetak rekor arus kas bebas $2,2 miliar dari emas; serta Exxon Mobil (XOM) dan Chevron (CVX) untuk leg energi.

Grasberg Papua Jadi Jembatan Freeport ke Pertambangan Indonesia

Salah satu jalur paling langsung adalah lewat saham Amerika Serikat, dan nama yang paling terkait dengan pertambangan Indonesia adalah Freeport-McMoRan (FCX), operator tambang Grasberg di Papua. Perusahaan yang tercatat di bursa AS ini menghubungkan portofolio investor ritel Indonesia langsung ke salah satu deposit tembaga dan emas terbesar di Tanah Air.

Baca juga: Gotrade Daily: Reli AI Nvidia vs Sinyal Jackson Hole

Kinerja operasionalnya sedang dalam fase pemulihan yang tajam. Dilansir Yahoo Finance, produksi tambang Grasberg block cave di Papua berlipat ganda dari rata-rata 34.000 metrik ton per hari pada April menjadi 69.000 metrik ton per hari pada Juni. Freeport menargetkan ramp-up mencapai 65% kapasitas penuh pada paruh kedua 2026, 80% pada pertengahan 2027, dan mendekati kapasitas penuh pada akhir 2027. Penjualan tembaga paruh kedua 2026 diproyeksikan lebih dari 20% di atas paruh pertama, sementara penjualan emas diperkirakan naik lebih dari 65%. Adjusted EPS kuartal kedua tercatat $0,74, di atas konsensus $0,62.

Newmont Cetak Arus Kas Bebas Rekor dari Emas

Untuk eksposur emas murni, Newmont (NEM) adalah produsen emas terbesar dunia dan pilihan yang lebih terfokus pada logam mulia. Menurut rilis resmi Newmont, perusahaan memproduksi sekitar 1,3 juta ounce emas atribusi pada kuartal kedua 2026 dengan harga emas realisasi $4.414 per ounce. Newmont membukukan rekor arus kas bebas kuartalan sebesar $2,2 miliar dan EPS dilusian $2,06, serta mengembalikan $1,9 miliar kepada pemegang saham. Panduan produksi setahun penuh dipatok di 5,26 juta ounce emas.

Selain logam, sisi energi juga bisa diakses lewat emiten AS. Dua energy major seperti Exxon Mobil (XOM) dan Chevron (CVX) memberikan eksposur terhadap komoditas minyak dan gas bagi investor yang ingin melengkapi keranjang komoditasnya, tanpa harus menunggu bursa domestik rampung.

Baca juga: Wall Street Reli, Saham Teknologi AS Terangkat Nvidia

Bagi pembaca, pesannya sederhana. Reformasi tata kelola bursa komoditas yang kini dipimpin Sarjito adalah agenda strategis nasional yang butuh waktu untuk matang, sementara akses ke tema tambang dan energi global sudah tersedia hari ini melalui saham AS di Gotrade. Ketiga nama di atas menawarkan cara mengambil eksposur ke siklus komoditas yang sama yang menjadi perhatian regulator.

Delapan Kebijakan Strategis Sarjito untuk Bursa BMKS

Dalam paparannya, Sarjito menyiapkan delapan kebijakan strategis yang mencakup Trusted Infrastructure, Market, Player, Product, Data, Regulator, Ecosystem, dan Price. Dilansir CNBC Indonesia, Sarjito merupakan mantan Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK yang pensiun pada 2024, dan pencalonannya disetujui Komisi XI pada 24 Agustus 2026 sebelum disahkan di rapat paripurna.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Setya Mahardika
Ditulis oleh
Setya Mahardika
Setya Mahardika memimpin editorial untuk konten pasar AS dan berita Gotrade. Dengan pengalaman 4+ tahun di fintech dan industri terkait lainnya, ia memverifikasi setiap artikel terhadap sumber primer, laporan keuangan perusahaan, data bursa, dan rilis resmi sebelum tayang. Fokusnya adalah akurasi dan kejelasan sumber, agar investor Indonesia dapat mempercayai apa yang mereka baca sebelum berinvestasi.
Baca lebih lanjut
Hendrie Saputra
Ditinjau oleh
Hendrie Saputra
Expert Reviewer
Hendrie Saputra adalah lulusan Master of Business Administration (MBA) dengan konsentrasi Business Risk & Finance, serta memiliki latar belakang profesional di bidang finance, marketing, dan manajemen proyek. Ia memiliki izin Securities Broker-Dealer Representative (WPPE) yang di awasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan terbiasa menganalisis data pasar serta menyusun strategi bisnis berbasis riset.
Baca lebih lanjut
Welcome Rewards

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade