Gotrade News - SpaceX telah mengajukan secara rahasia apa yang akan menjadi penawaran saham perdana (IPO) terbesar dalam sejarah, dengan target valuasi sekitar $1,75 triliun dan rencana menggalang $75 miliar. Dokumen regulasi yang ditinjau oleh Reuters mengungkapkan bahwa Elon Musk dan sekelompok kecil orang dalam akan mempertahankan kontrol suara super melalui struktur saham dual-class meskipun perusahaan sudah melantai di bursa.
Cathie Wood dari ARK Invest (ARKK) mendukung valuasi ambisius tersebut, menyebutnya "didasarkan pada lintasan yang masuk akal" yang didorong oleh Starlink, merger xAI, dan layanan peluncuran. Pertemuan analis selama tiga hari dijadwalkan dimulai di fasilitas Starbase SpaceX di Boca Chica, Texas minggu ini.
Key Takeaways:
- IPO SpaceX senilai $1,75 triliun akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, dengan Musk mempertahankan kontrol suara super melalui saham Class B
- ARK Invest mendukung valuasi tersebut, menyebut profitabilitas Starlink dan integrasi xAI sebagai pendorong utama
- Kekhawatiran lingkungan dan tata kelola meningkat, pasar prediksi melihat peluang 90%+ penundaan timeline
Struktur dual-class memberikan Musk dan orang dalam saham Class B dengan 10 suara per lembar, sementara investor publik menerima saham Class A dengan hanya satu suara. Musk akan mempertahankan tiga peran sekaligus sebagai CEO, CTO, dan Ketua dewan direksi beranggotakan sembilan orang.
Laporan keuangan SpaceX tahun 2025 menunjukkan gambaran kompleks di balik valuasi tersebut. Perusahaan mencatat pendapatan $18,67 miliar dengan kerugian konsolidasi $4,94 miliar, memiliki kas $24,8 miliar, total aset $92 miliar, dan total liabilitas $50,8 miliar.
Laba Starlink Perkuat Tesis Optimis
Starlink, divisi internet satelit, menghasilkan laba operasional $4,42 miliar pada 2025, memberikan jalur paling jelas menuju profitabilitas. ARK menekankan bahwa "ambisi Musk luar biasa menurut standar historis manapun, dan SpaceX berulang kali menunjukkan kemampuan mempersingkat timeline yang pernah diragukan para skeptis."
Merger xAI pada awal 2026 telah menambahkan dimensi AI yang signifikan pada bisnis SpaceX. Belanja modal untuk infrastruktur AI melonjak ke $12,7 miliar pada 2025, lebih dari dua kali lipat dari $5,6 miliar tahun sebelumnya.
Riset ARK mengidentifikasi tiga pendorong utama yang mendukung valuasi: operasi Starlink, integrasi xAI, dan layanan peluncuran dengan "keunggulan struktural." Firma tersebut menyatakan bahwa "merger xAI telah menambah dimensi strategis yang belum pernah dicoba oleh perusahaan publik manapun."
Hambatan dan Skeptisisme
Tidak semua pihak yakin valuasi tersebut dapat dipertahankan. Beberapa analis memperingatkan bahwa sebagian besar nilai mungkin sudah diperhitungkan, berpotensi membatasi keuntungan bagi investor IPO.
Oposisi lingkungan juga menguat menjelang penawaran publik. South Texas Environmental Justice Network berencana melakukan protes di luar Starbase saat investor berkunjung, dengan pendiri Bekah Hinojosa mendesak New York City untuk tidak menginvestasikan dana pensiun di SpaceX.
Hinojosa, penduduk Brownsville dekat Starbase, menunjuk pada peluncuran gagal tahun 2023 yang menyebarkan debu beton ke kota terdekat dan memicu kebakaran seluas 3,5 hektar di lahan taman negara bagian. NAACP juga telah mengajukan gugatan federal terhadap xAI atas polusi udara di pusat data Memphis.
Pengungkapan kompensasi dalam dokumen menunjukkan kontras yang tajam: Musk mengantongi gaji $54.080 pada 2025, sementara Presiden dan COO Gwynne Shotwell memperoleh $85,8 juta. Pasar prediksi saat ini mengindikasikan probabilitas 90%+ bahwa timeline IPO akan mundur melewati target Juni dan September 2026.
Terlepas dari hambatan tersebut, skala ambisi SpaceX dan profitabilitas Starlink yang terbukti menjadikan ini IPO yang paling diperhatikan dalam satu generasi. Investor perlu bersiap menghadapi volatilitas signifikan terkait timeline pencatatan dan perdebatan tata kelola dalam beberapa bulan ke depan.
Sources Investing.com, Musk and Insiders to Retain Voting Control of SpaceX After IPO, 2026 Benzinga, Cathie Wood ARK Invest Backs SpaceX $1.75 Trillion Valuation, 2026 Benzinga, Environmental Group to Protest at Starbase Ahead of IPO, 2026












