SpaceX Incar IPO Rekor $75 Miliar di Harga $135 per Saham
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - SpaceX dilaporkan menetapkan harga IPO sebesar $135 per saham untuk menggalang rekor $75 miliar. Perusahaan akan melepas 555,6 juta saham pada valuasi $1,75 triliun di bursa Nasdaq.
Menurut Investing.com, IPO ini akan diperdagangkan dengan kode SPCX dan debut pada 12 Juni 2026. Penawaran sepenuhnya bersifat primary, sehingga seluruh dana hasil IPO masuk ke kas SpaceX.
Poin Utama
SpaceX menetapkan harga IPO $135 per saham dengan total penggalangan $75 miliar.
Valuasi $1,75 triliun menjadikannya IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal AS.
Debut saham SPCX dijadwalkan pada 12 Juni 2026 di bursa Nasdaq.
Struktur Penawaran dan Sindikasi Penjamin
Dilansir Investing.com, opsi greenshoe ditetapkan pada level 15 persen untuk mengakomodasi permintaan investor yang melampaui ekspektasi. Mekanisme ini memberikan ruang bagi penjamin emisi menjual saham tambahan jika kelebihan permintaan terjadi.
Goldman Sachs, Morgan Stanley, BofA Securities, Citigroup, dan J.P. Morgan bertindak sebagai joint book-running managers untuk transaksi ini. Pemegang saham lama dilarang menjual selama IPO dan harus menunggu hingga laporan kuartalan pertama diterbitkan.
Elon Musk diwajibkan menahan kepemilikan sahamnya selama 366 hari pasca-IPO sesuai ketentuan lock-up. Klausul ini memberikan sinyal komitmen jangka panjang Musk terhadap arah strategis perusahaan.
Melansir Bloomberg, struktur all-primary mirip dengan IPO Rivian Automotive pada 2021. Pendekatan ini memberikan modal segar tanpa menambah tekanan jual dari pemegang saham awal.
SpaceX mencatat pendapatan $18,67 miliar sepanjang 2025 menurut Investing.com. Namun perusahaan membukukan rugi bersih $4,94 miliar, berbalik dari laba $791 juta pada 2024.
Starlink, lini bisnis komunikasi satelit, menjadi penopang utama pendapatan, profit, dan pertumbuhan sepanjang 2025. Bisnis ini menjadi sandaran narasi investor terhadap proyeksi pertumbuhan jangka panjang SpaceX.
IPO raksasa ini berpotensi mengangkat minat investor pada saham antariksa lain seperti Rocket Lab (RKLB) dan AST SpaceMobile (ASTS). Kedua emiten ini sering menjadi proxy investasi sektor ruang angkasa di pasar AS.
Pemain lain seperti Redwire (RDW) juga berpeluang mendapat sentimen positif dari momentum IPO SpaceX. Aliran modal ke sektor antariksa diperkirakan menekan biaya pendanaan bagi para pesaing.
Seorang pakar hukum yang dikutip Reuters menyatakan Musk memberikan pendekatan ambil atau tinggalkan yang masuk akal mengingat kondisi pasar dan minimnya pembanding. Pernyataan ini menggambarkan posisi tawar SpaceX di tengah ekspektasi pasar yang tinggi.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.