The Fed Diancam Pidana, Masa Depan Suku Bunga Kini Dipertaruhkan

Rendy AndriyantoRendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AI-powered contentSome parts of this article are powered by AI.

Bagikan artikel

The Fed Diancam Pidana, Masa Depan Suku Bunga Kini Dipertaruhkan

Jakarta, Gotrade News - Ketua The Fed Jerome Powell mengumumkan penerimaan surat panggilan dari Departemen Kehakiman AS terkait ancaman dakwaan pidana. Langkah ini menandai eskalasi konflik politik yang berpotensi mengguncang independensi kebijakan moneter Amerika Serikat.

Penyelidikan ini dinilai sebagai tekanan langsung terhadap keputusan bank sentral dalam mempertahankan suku bunga.

Baca juga: Gotrade Daily: CPI Malam Ini & Ledakan AI Cloud Oracle

Key Takeaways

  • Tekanan politik terhadap The Fed meningkat drastis menjelang keputusan suku bunga Januari.

  • Aset lindung nilai seperti emas mencetak rekor tertinggi baru merespons ketidakpastian ini.

  • Konfirmasi ketua The Fed baru berpotensi terhambat akibat perlawanan dari Senat.


Baca Juga: Pendiri Google Pindahkan Aset, Sinyal Eksodus Modal California?

Powell menyebut tindakan ini sebagai konsekuensi dari keputusan The Fed menetapkan suku bunga berdasarkan data ekonomi.

Baca juga: Gotrade Daily: Oracle & Adobe Lapor, Minyak Tembus $100

Menurut laporan Bloomberg, pernyataan ini merespons tuduhan terkait kesaksian Powell soal renovasi gedung kantor pusat bank sentral.

Ketidakpastian ini langsung memicu reaksi negatif di pasar keuangan global pada pembukaan perdagangan pekan ini.

Harga emas melonjak ke rekor tertinggi sementara kontrak berjangka S&P 500 terpantau melemah 0,3 persen.

Dampak ke Kebijakan Moneter

Presiden Donald Trump sebelumnya kerap mendesak pemangkasan suku bunga yang lebih agresif dibandingkan langkah hati-hati The Fed.

Dalam wawancara dengan NBC News, Trump membantah mengetahui adanya penyelidikan kriminal yang menargetkan Powell tersebut.

Namun, situasi ini dikhawatirkan mengganggu fokus bank sentral dalam mengendalikan inflasi dan stabilitas ekonomi.

Faktor Penentu Berikutnya

Senator Thom Tillis menyatakan akan menahan konfirmasi ketua The Fed baru hingga masalah hukum ini selesai sepenuhnya.

Masa jabatan Powell sebagai ketua dijadwalkan berakhir pada Mei mendatang di tengah ketegangan politik yang memanas.

Investor perlu memantau pertemuan kebijakan The Fed pada 27-28 Januari untuk melihat respons pejabat bank sentral.

Referensi:


Disclaimer

PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google
Rendy Andriyanto
Ditulis oleh
Rendy Andriyanto

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left

Welcome Reward hingga $1.888

Buat akun dan trading saham AS di Gotrade

*Syarat dan ketentuan berlaku