TSMC Cetak Laba Rekor, Melonjak 58% Berkat Chip AI

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
TSMC Cetak Laba Rekor, Melonjak 58% Berkat Chip AI

Share this article

Gotrade News - Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) resmi melaporkan lonjakan laba 58% year-over-year di kuartal pertama 2026, melampaui estimasi analis. Produsen chip kontrak terbesar dunia ini juga menaikkan panduan pendapatan setahun penuh, menandakan kepercayaan manajemen terhadap berlanjutnya ledakan permintaan chip AI.


Key Takeaways:

  • Laba TSMC melonjak 58% YoY di Q1 2026 dengan pendapatan mencapai $35,5 miliar
  • Permintaan chip 3nm dan packaging canggih terus melampaui kapasitas produksi
  • TSMC menaikkan panduan pertumbuhan pendapatan 2026 dan mengalokasikan $56 miliar untuk belanja modal

Pendapatan TSMC di kuartal pertama mencapai $35,5 miliar, naik tajam dari $25,53 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan Maret saja mencatat rekor $35,6 miliar, melonjak 35,1% dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan laba terutama didorong permintaan masif terhadap chip berarsitektur 3 nanometer dan teknologi advanced packaging untuk akselerasi AI. Dilansir Benzinga, kapasitas produksi TSMC untuk node tercanggih ini tidak mampu mengimbangi volume pesanan dari pelanggan utama.

Nvidia dan Apple tetap menjadi dua klien terbesar yang mendorong permintaan chip AI. Perusahaan teknologi besar lainnya termasuk Alphabet, Amazon, dan Microsoft juga memesan slot produksi berbulan-bulan di muka.

Manajemen TSMC menaikkan panduan pertumbuhan pendapatan tahunan yang sebelumnya ditargetkan sekitar 30%. Keputusan ini mencerminkan permintaan AI yang tidak menunjukkan tanda-tanda melambat di seluruh segmen data center, perangkat konsumer, dan infrastruktur cloud.

TSMC mengalokasikan belanja modal hingga $56 miliar tahun ini untuk ekspansi kapasitas secara agresif. Sebesar $165 miliar diinvestasikan untuk pembangunan pabrik fabrikasi di Amerika Serikat sebagai respons terhadap tekanan geopolitik dan kebijakan reshoring.

Kapitalisasi pasar TSMC kini mencapai sekitar $1,68 triliun, hampir dua kali lipat valuasi Samsung Electronics. Saham TSM di NYSE menguat 0,49% di perdagangan after-hours, sementara saham di bursa Taipei telah naik 34% sejak awal tahun.

Hasil kuat TSMC memberikan dorongan luas ke sektor semikonduktor, dengan Lam Research dan Applied Materials masing-masing naik lebih dari 1% di pre-market. Momentum ini menegaskan bahwa siklus investasi AI masih dalam fase awal dan permintaan chip belum mendekati titik jenuh.

Sources:

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade