Gotrade News - Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Rabu (29/4/2026) usai The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5%-3,75%. Indeks Dow Jones merosot 0,57% ke 48.861,81, sementara S&P 500 nyaris flat turun 0,04% dan Nasdaq Composite justru tipis menguat 0,04% ke 24.673,24.
Menurut Liputan6, ini menjadi sesi kelima berturut-turut Dow Jones mencatat pelemahan. Pasar bersikap hati-hati menjelang rilis laporan keuangan empat raksasa teknologi anggota Magnificent Seven setelah penutupan bursa.
Key Takeaways
- Dow Jones turun 0,57% ke 48.861,81 sementara Nasdaq tipis menguat 0,04% ke 24.673,24.
- The Fed tahan suku bunga di 3,5%-3,75% dengan voting terbelah 8-4, perpecahan pertama sejak 1992.
- Empat anggota Magnificent Seven yakni Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft melaporkan kinerja kuartalan setelah bursa tutup.
Sinyal dari The Fed dan Lonjakan Minyak
Ketua The Fed Jerome Powell menyebut harga minyak yang tinggi akan mendorong inflasi secara keseluruhan dalam jangka pendek. Suara FOMC yang terbelah 8-4 menjadi perpecahan pertama sejak Oktober 1992, menandakan adanya tarik-menarik internal soal arah kebijakan moneter.
Dilansir Metro TV, harga minyak West Texas Intermediate melonjak 6,95% ke USD106,88 per barel dan Brent naik 6,08% ke USD118,03 per barel. Kenaikan ini mengangkat sektor energi sebesar 2,35% dan menambah tekanan inflasi yang sudah lima tahun berada di atas target 2%.
Big Tech Jadi Penopang Nasdaq
Penguatan tipis Nasdaq ditopang ekspektasi kuat terhadap laporan kuartalan Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft. Kami melihat investor cenderung memarkir dana di Big Tech sebagai lindung nilai terhadap volatilitas yang dipicu kebijakan suku bunga.
Saham individual menunjukkan pergerakan ekstrem, dengan NXP Semiconductors melonjak 25,5% dan Seagate Technology naik 11,1% berkat rilis laba di atas ekspektasi. Sebaliknya SoFi Technologies anjlok 15% dan Robinhood Markets terkoreksi 13,24% pada sesi yang sama.
Sources
Liputan6, Wall Street Beragam Usai The Fed Tahan Suku Bunga, 2026. Metro TV, Wall Street Bervariasi, Cuma Nasdaq yang Masih Raup Cuan, 2026.












