Wall Street Reli, Minyak Stabil saat Negosiasi AS-Iran

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Wall Street Reli, Minyak Stabil saat Negosiasi AS-Iran

Share this article

Gotrade News - Pasar keuangan AS menunjukkan respons positif terhadap sinyal negosiasi damai antara Washington dan Teheran pada Rabu (15/04). Nasdaq Composite melonjak 1,60% ke 24.016,02 dan mencatat 11 sesi kenaikan beruntun untuk pertama kalinya sejak November 2021.


Key Takeaways

  • Nasdaq naik 1,60% ke rekor baru sementara S&P 500 menguat 0,80% dan Dow Jones turun 0,15%
  • Minyak Brent naik tipis 0,1% ke $94,93 per barrel karena gangguan Selat Hormuz belum pulih
  • Pasar optimistis peluang damai AS-Iran meningkat setelah Trump menyebut konflik hampir selesai

S&P 500 naik 55,57 poin atau 0,80% ke level 7.022,95. Dow Jones justru melemah 72,27 poin atau 0,15% ke 48.463,72 akibat tekanan di sektor konsumer dan industri.

Sektor teknologi S&P 500 memimpin penguatan dengan kenaikan 2,08%. Broadcom naik 4,2% setelah Meta memperpanjang kesepakatan chip custom menurut data pasar.

Harapan Resolusi Konflik Dorong Sentimen

Gedung Putih menyatakan pembicaraan lanjutan dengan Iran masih berlangsung dan dinilai produktif. Presiden Trump memberi sinyal bahwa konflik "hampir selesai" dan Iran menunjukkan keinginan kuat mencapai kesepakatan.

Manajer portofolio Thomas Martin menjelaskan pelaku pasar sebelumnya mengurangi eksposur risiko. "Investor tidak ingin ketinggalan momentum kenaikan pasar," ujarnya kepada Katadata.

Gangguan Pasokan Minyak Belum Pulih

Harga minyak Brent naik tipis 14 sen atau 0,1% ke $94,93 per barrel dilaporkan Kompas. Minyak WTI hanya naik 1 sen ke $91,29 per barrel menunjukkan pasar masih menunggu kejelasan.

Selat Hormuz yang mengangkut 20% pengiriman minyak dan LNG global masih terganggu 45 hari pascapenutupan. Sebelum konflik, lebih dari 130 kapal melintas harian dan kini hanya sebagian kecil beroperasi menurut analis Kpler.

Stok minyak mentah AS turun 0,9 juta barrel pada pekan berakhir 10 April berlawanan ekspektasi kenaikan. Badan Informasi Energi AS melaporkan penurunan ini menambah tekanan dari sisi pasokan domestik.

Bank of America naik 1,8% dan Morgan Stanley menguat 4,5% ditopang pertumbuhan laba kuartal pertama. CEO Falcon Wealth Planning Gabriel Shahin menilai koreksi sebelumnya "bersifat teknikal bukan disebabkan pelemahan mendasar ekonomi."

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade