Musim Laporan Keuangan Q1: Datadog, Fortinet, dan AppLovin

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Musim Laporan Keuangan Q1: Datadog, Fortinet, dan AppLovin

Share this article

Gotrade News - Musim laporan keuangan kuartal pertama 2026 akan dimulai awal Mei dengan tiga perusahaan teknologi menjadi sorotan utama. Datadog (DDOG), Fortinet (FTNT), dan AppLovin (APP) masing-masing menghadapi prospek yang sangat berbeda menjelang pengumuman hasil keuangan mereka.


Key Takeaways:

  • AppLovin diproyeksikan mencatat pertumbuhan EPS 103,6% YoY menjadi $3,40 per saham
  • Datadog mendapat konsensus Strong Buy dengan potensi kenaikan 51% dari harga saat ini
  • Fortinet masih tertinggal pasar dengan penurunan 19,7% dalam 12 bulan terakhir

AppLovin menjadi bintang paling terang di antara ketiganya dengan proyeksi laba per saham Q1 sebesar $3,40, melonjak 103,6% dibandingkan $1,67 pada periode yang sama tahun lalu. Barchart melaporkan perusahaan adtech berkapitalisasi $146,2 miliar ini telah melampaui ekspektasi analis empat kuartal berturut-turut.

Untuk setahun penuh fiskal 2026, analis memproyeksikan EPS AppLovin mencapai $15,79, naik 57,3% dari $10,04 di tahun sebelumnya. Saham APP telah melesat 89,3% dalam 12 bulan terakhir, jauh mengungguli S&P 500 yang naik 30,1%.

Datadog memperlihatkan dinamika yang lebih kompleks dengan proyeksi EPS Q1 sebesar $0,06, turun 25% dari $0,08 tahun lalu. Namun platform observabilitas cloud berkapitalisasi $39 miliar ini tetap mendapat konsensus Strong Buy dari 37 dari 44 analis yang mengikutinya.

Target harga rata-rata analis untuk Datadog berada di $182,85, menyiratkan potensi kenaikan sekitar 51% dari level saat ini. Prospek jangka panjang terlihat menjanjikan dengan proyeksi EPS 2027 yang diperkirakan dua kali lipat menjadi $0,64.

Fortinet menghadapi tantangan terberat di antara ketiganya dengan saham yang turun 19,7% dalam setahun terakhir. Barchart mencatat perlambatan momentum pertumbuhan dan siklus upgrade produk yang mulai matang menjadi penyebab utama tekanan terhadap valuasi.

Analis memproyeksikan EPS Fortinet Q1 sebesar $0,53, naik tipis 3,9% dari $0,51 di periode yang sama tahun lalu. Konsensus Wall Street untuk saham ini adalah Hold, dengan 30 dari 43 analis mempertahankan rekomendasi tersebut.

Perbedaan sentimen pasar terhadap ketiga saham ini mencerminkan divergensi tajam di sektor teknologi saat ini. Perusahaan yang mampu memanfaatkan momentum AI seperti AppLovin dan Datadog mendapat premium valuasi, sementara yang tertinggal di transisi cloud dan AI seperti Fortinet mengalami kompresi.

Ketiga perusahaan dijadwalkan melaporkan hasil keuangan setelah penutupan pasar pada Rabu (06/05). Periode laporan keuangan ini akan menjadi ujian penting bagi keberlanjutan tren pertumbuhan yang didorong AI di sektor teknologi.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade