Gotrade Daily: Yield 10 Tahun Tembus 5%, Trump-Xi Bertemu

Imbal hasil US Treasury 10 tahun tembus 5%, level tertinggi sejak 2007, tepat saat Trump dan Xi duduk di meja perundingan. Ini yang perlu kamu pantau malam ini.
Wall Street ditutup melemah pada Rabu. Nasdaq turun 1,13% ke 26.936 dan mengakhiri kenaikan empat hari beruntun. S&P 500 melemah 0,75% ke 7.706, sementara Dow Jones turun 0,68%.
Tekanan datang dari pasar obligasi. Menurut CNBC, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik lebih dari 13 basis poin ke 5,014%, level tertinggi sejak Juli 2007. Data aktivitas bisnis AS yang lebih kuat dari perkiraan, lelang obligasi 5 tahun yang sepi peminat, dan komentar hawkish dari The Fed mendorong lonjakan ini.
Malam ini, fokus bergeser ke Washington. Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping menggelar pembicaraan resmi, setelah pemerintah AS menyebut gencatan dagang dengan Tiongkok diperpanjang dua bulan hingga 10 Januari.
Watchlist Malam Ini
| Saham | Pergerakan | Yang Harus Diperhatikan |
|---|---|---|
| COST | Lapor setelah penutupan | Laporan kuartal IV, konsensus EPS sekitar US$6,53 dan pendapatan sekitar US$95 miliar. |
| AVGO | Turun 2,6% kemarin | Tiongkok dikabarkan memeriksa ketergantungan pusat data BUMN pada switch Broadcom. |
| NVDA | % pre-market menyusul | Chip AI dan aturan ekspor ada di agenda pertemuan Trump dan Xi. |
| TLT | % pre-market menyusul | ETF obligasi AS 20+ tahun, paling sensitif terhadap lonjakan imbal hasil. |
| META | % pre-market menyusul | Meluncurkan gadget AI Charm, persaingan perangkat pasca-smartphone memanas. |
Katalis Malam Ini
Pembicaraan resmi Trump dan Xi
Pembicaraan bilateral berlangsung Kamis pagi waktu AS, atau malam ini WIB, lalu dilanjutkan jamuan kenegaraan. Perwakilan Dagang AS mengisyaratkan pengumuman seputar produk pertanian dan hambatan non-tarif. Saham yang terpapar Tiongkok seperti Nvidia (NVDA) dan Broadcom (AVGO) berpotensi bereaksi terhadap setiap sinyal.
Costco lapor setelah penutupan
Costco (COST) merilis laporan kuartal IV tahun fiskal 2026 setelah pasar tutup, sekitar pukul 03.15 WIB. Konsensus memperkirakan EPS sekitar US$6,53 dengan pendapatan sekitar US$95 miliar. Hasilnya menjadi gambaran daya beli konsumen AS di tengah suku bunga tinggi.
Tekanan imbal hasil pada saham teknologi
Imbal hasil yang tinggi membuat valuasi saham pertumbuhan terlihat lebih mahal. Gubernur The Fed Michael Barr menyebut kenaikan suku bunga lanjutan kemungkinan dibutuhkan untuk meredam inflasi, seperti dilaporkan The Hill. Data klaim pengangguran awal pukul 19.30 WIB dan penjualan rumah baru pukul 21.00 WIB bisa menggerakkan imbal hasil lagi.
Denyut Pre-market 📊
Kontrak berjangka indeks utama AS bergerak tipis di awal perdagangan Asia. Di luar watchlist, McDonald's (MCD) menaikkan dividen hampir 4%, sementara SoftBank menerbitkan obligasi US$11,1 miliar untuk mendanai investasinya di OpenAI. Data pergerakan pre-market per saham akan diperbarui menjelang pembukaan sesi AS.
Catatan Makro 📝
Harga minyak ikut naik. Menurut CNBC, Brent menguat 3,86% ke US$103,08 per barel dan WTI naik 1,81% ke US$92,16. Minyak yang mahal menambah tekanan inflasi, sehingga pasar makin waspada terhadap langkah The Fed berikutnya.
Kesimpulan
Malam ini, pasar menimbang dua kekuatan yang berlawanan: imbal hasil yang menembus 5% dan peluang kabar positif dari pertemuan Trump dan Xi. Kesepakatan konkret bisa meredakan tekanan pada saham teknologi, sementara data ekonomi yang kuat bisa mendorong imbal hasil lebih tinggi lagi.
Buat kamu yang memantau saham AS, perhatikan TLT sebagai petunjuk arah suku bunga, reaksi NVDA dan AVGO terhadap berita dari Washington, serta hasil Costco sebagai cerminan konsumen AS. Siapkan rencana sebelum sesi dimulai.
Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.













