Mencari saham AS yang undervalued di tengah ribuan pilihan bisa terasa seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Dengan stock screener saham AS gratis, investor bisa menyaring ribuan saham dalam hitungan detik menggunakan kriteria fundamental yang spesifik.
Alat ini mengubah proses riset dari berjam-jam menjadi beberapa menit, membantu kamu fokus pada saham yang benar-benar layak dianalisis lebih dalam.
Definisi dan Fungsi Stock Screener
Stock screener adalah alat digital yang memfilter saham berdasarkan parameter tertentu seperti valuasi, profitabilitas, dan pertumbuhan. kamu memasukkan kriteria, lalu screener menampilkan daftar saham yang memenuhi semua syarat sekaligus.
Tanpa screener, investor harus mengecek laporan keuangan satu per satu secara manual. Dengan screener, proses yang sama selesai dalam hitungan detik untuk ribuan saham di bursa AS.
Siapa yang membutuhkan screener
Baik investor pemula maupun berpengalaman membutuhkan screener. Pemula menggunakannya untuk belajar memahami metrik keuangan, sementara investor berpengalaman menggunakannya untuk mempersempit universe saham sebelum melakukan deep analysis.
Menurut Investopedia, stock screener menjadi salah satu alat paling populer di kalangan investor ritel karena kemampuannya menghemat waktu riset secara drastis.
5 Filter Utama untuk Mencari Saham Value Berkualitas
P/E Ratio di bawah rata-rata industri
Price-to-Earnings (P/E) Ratio adalah filter pertama yang wajib kamu gunakan saat cara cari saham undervalued. Cari saham dengan P/E di bawah 15 atau di bawah median sektornya sebagai titik awal.
P/E yang rendah bisa mengindikasikan saham dihargai murah relatif terhadap pendapatannya. Namun, selalu bandingkan dengan rata-rata industri karena setiap sektor punya range P/E berbeda.
P/B Ratio di bawah 1.5
Price-to-Book (P/B) Ratio mengukur harga saham relatif terhadap nilai bukunya. Saham dengan P/B di bawah 1.5 sering dianggap undervalued, seperti yang diterapkan oleh investor legendaris Benjamin Graham.
Debt-to-Equity Ratio yang sehat
Filter Debt-to-Equity (D/E) Ratio di bawah 0.5 membantu menyaring perusahaan dengan struktur modal yang sehat. Perusahaan dengan utang rendah lebih tahan terhadap gejolak ekonomi.
Dividend Yield di atas 2%
Dividen menjadi indikator kekuatan finansial perusahaan. Saham value berkualitas seperti AbbVie (ABBV) sering memiliki dividend yield yang konsisten dan menarik bagi investor jangka panjang.
Free Cash Flow positif
Pastikan perusahaan menghasilkan free cash flow positif selama minimal 3 tahun berturut-turut. Ini menunjukkan bisnis benar-benar menghasilkan uang tunai, bukan sekadar laba di atas kertas.
Filter Alternatif untuk Saham Growth dan Momentum
Revenue growth rate
Untuk saham growth, gunakan filter pertumbuhan pendapatan tahunan di atas 15%. Perusahaan teknologi besar seperti Microsoft (MSFT) dan Apple (AAPL) pernah memiliki fase growth tinggi yang bisa dideteksi screener sejak awal.
Relative Strength Index (RSI)
RSI di bawah 30 menandakan saham oversold dan berpotensi rebound. Filter ini populer di kalangan trader momentum yang mencari entry point optimal.
Earnings surprise positif
Cari saham yang konsisten melampaui estimasi earnings analis selama 3-4 kuartal terakhir. Ini menunjukkan manajemen yang underestimated oleh pasar.
Sudah menemukan saham undervalued lewat screener? Di aplikasi Gotrade, kamu bisa langsung beli saham AS mulai dari US$1 saja dengan fractional shares. Filter, analisis, lalu eksekusi dalam satu alur investasi yang seamless.
Platform Stock Screener Gratis Terbaik 2026
Finviz
Finviz menawarkan screener gratis dengan lebih dari 60 filter termasuk fundamental, teknikal, dan deskriptif. Antarmukanya intuitif dan cocok untuk pemula yang baru belajar filter screening saham terbaik.
Yahoo Finance Screener
Yahoo Finance menyediakan screener yang terintegrasi dengan data keuangan lengkap. Keunggulannya adalah kemudahan menyimpan dan membagikan filter preset ke sesama investor.
TradingView Screener
Menurut TradingView, platform mereka memungkinkan screening lebih dari 100 metrik untuk saham di seluruh bursa global, termasuk NYSE dan NASDAQ.
Wisesheets dan Google Sheets
Untuk investor yang suka kustomisasi, add-on seperti Wisesheets memungkinkan kamu membangun screener sendiri di Google Sheets dengan data real-time dari bursa AS.
Studi Kasus: Menemukan Saham Undervalued dengan Screener
Setup filter awal
Sebagai contoh, kita menggunakan kombinasi filter: P/E di bawah 12, P/B di bawah 1.5, D/E di bawah 0.5, dividend yield di atas 2.5%, dan market cap di atas US$10 miliar. Filter ini menyaring saham large-cap berkualitas dengan valuasi murah.
Hasil screening dan analisis lanjutan
Dari ribuan saham, filter ini biasanya menyisakan 15-30 kandidat. Langkah selanjutnya adalah menganalisis setiap kandidat secara mendalam termasuk membaca laporan keuangan, memahami model bisnis, dan memeriksa tren industri.
Investor juga bisa melakukan screening untuk kategori small-cap menggunakan indeks seperti Russell 2000 melalui ETF IWM yang memberikan eksposur ke saham-saham kecil berpotensi tinggi.
Validasi dengan data historis
Setelah mendapat daftar saham, bandingkan performa historis 5 tahun terakhir. Saham yang konsisten undervalued namun punya fundamental kuat sering memberikan return superior jangka panjang dibanding S&P 500 (SPY).
Ingat, screener hanya alat penyaring awal. Keputusan investasi tetap harus didukung analisis mendalam dan pemahaman terhadap risiko masing-masing saham.
Kesimpulan
Stock screener adalah senjata wajib bagi investor yang ingin menemukan saham AS undervalued secara efisien. Dengan menguasai filter fundamental seperti P/E, P/B, D/E ratio, dan free cash flow, kamu bisa menyaring kandidat terbaik dari ribuan saham di bursa AS.
Kunci keberhasilan bukan hanya pada filter yang tepat, tapi juga pada analisis lanjutan setelah screening. Gunakan screener sebagai langkah pertama, lalu perdalam riset sebelum mengambil keputusan.
Siap mulai screening dan investasi saham AS? Gotrade memungkinkan kamu membeli saham AS favorit mulai dari US$1 dengan fractional shares.
FAQ
Apa stock screener terbaik yang gratis?
Finviz, Yahoo Finance, dan TradingView menawarkan screener gratis dengan fitur lengkap untuk investor ritel.
Berapa banyak filter yang sebaiknya digunakan sekaligus?
Gunakan 4-6 filter utama agar hasil tidak terlalu sempit namun tetap relevan dan berkualitas.
Apakah saham dengan P/E rendah selalu undervalued?
Tidak selalu, karena P/E rendah bisa juga menandakan masalah fundamental yang perlu dianalisis lebih lanjut.












