Alasan Investor Modal Besar Indonesia Mulai Melirik Saham AS

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • Investasi saham AS Indonesia makin relevan karena pasar AS masih menjadi benchmark global dengan ukuran dan likuiditas sangat besar.
  • Perbedaan utama dengan pasar yang lebih kecil ada pada kedalaman market, pilihan emiten, dan akses ke sektor global seperti tech dan healthcare.
  • Bagi portofolio besar, saham AS sering dipakai untuk menambah diversifikasi dan kualitas eksposur global.
Alasan Investor Modal Besar Indonesia Mulai Melirik Saham AS

Share this article

Investasi saham AS dari Indonesia makin sering dibahas karena pasar AS masih menjadi acuan utama pasar modal global. Dua bursa utamanya, NYSE dan Nasdaq, termasuk yang terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar menurut World Federation of Exchanges.

Bagi investor dengan modal lebih besar, alasannya bukan cuma ikut tren. Mereka biasanya mencari market yang lebih dalam, pilihan saham yang lebih luas, dan akses ke perusahaan global yang memang sulit ditandingi oleh banyak bursa lain.

Artikel ini membahas kenapa US market sering jadi benchmark global, apa bedanya dengan market Indonesia, dan kenapa saham AS mulai relevan untuk portofolio yang lebih besar.

Kenapa US Market Jadi Benchmark Global

Pasar saham AS sering jadi benchmark global karena ukurannya sangat besar dan likuiditasnya sangat tinggi. Data WFE menunjukkan NYSE dan Nasdaq punya kapitalisasi pasar yang jauh lebih besar dibanding banyak bursa utama lain di dunia.

Selain ukuran, pengaruhnya juga besar. Banyak indeks acuan dunia, narasi sektor, dan sentimen risk-on risk-off berpusat di pasar AS. S&P Dow Jones Indices sendiri menyebut S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average sebagai benchmark utama yang dipakai luas di pasar global.

Karena itu, saat investor besar ingin membaca arah pasar dunia, saham AS sering jadi titik awal. Bukan berarti market lain tidak penting, tetapi pasar AS memang paling sering dipakai sebagai referensi utama.

Perbedaan Kedalaman Market vs Indonesia

Perbedaan paling terasa ada pada kedalaman market. Market yang lebih dalam biasanya punya lebih banyak emiten besar, likuiditas yang lebih tebal, dan spread yang relatif lebih efisien pada banyak nama besar. Investor.gov juga menekankan bahwa hasil eksekusi bisa berbeda tergantung ukuran order dan kondisi pasar.

Di Indonesia, pasar modal terus berkembang dan ekosistemnya makin lengkap. Portal resmi OJK menunjukkan infrastruktur, produk, dan pelaku pasar terus bertambah. Namun secara skala, kedalaman dan ukuran pasar Indonesia masih jauh lebih kecil dibanding pasar saham AS.

Bagi investor bermodal besar, perbedaan ini penting. Semakin besar dana yang dikelola, semakin penting juga likuiditas, efisiensi eksekusi, dan pilihan emiten yang lebih luas. Itu sebabnya trading saham AS atau investasi di saham AS sering mulai dilirik saat kebutuhan portofolio makin kompleks.

Akses ke Global Leaders seperti Tech dan Healthcare

Salah satu daya tarik utama saham AS adalah akses ke perusahaan-perusahaan besar yang memang memimpin sektor global. Untuk teknologi, misalnya, pasar AS punya eksposur luas ke software, semikonduktor, hardware, IT services, dan komunikasi. Untuk healthcare, pasar AS juga kuat di pharmaceuticals, biotech, health care equipment, providers, dan health care technology.

Ini membuat investasi saham AS Indonesia terasa menarik bagi investor yang ingin eksposur ke tema global. Bukan hanya ke ekonomi AS, tetapi juga ke perusahaan yang pendapatannya, inovasinya, dan pengaruhnya bersifat internasional.

Bagi portofolio besar, akses seperti ini penting karena memberi pilihan yang lebih beragam. Investor tidak hanya bergantung pada sektor domestik, tetapi bisa ikut memiliki pemimpin global di area yang memang menjadi mesin pertumbuhan dunia.

Kalau kamu mulai ingin diversifikasi ke market global, coba mulai dari watchlist saham AS yang benar-benar kamu pahami. Kamu bisa download aplikasi Gotrade untuk akses saham AS langsung dari Indonesia.

Kenapa Relevan untuk Portofolio Besar

Semakin besar portofolio, biasanya semakin penting tiga hal: diversifikasi, likuiditas, dan kualitas eksposur. Saham AS sering memenuhi tiga kebutuhan ini sekaligus.

Pertama, diversifikasinya lebih luas. Investor bisa mengakses banyak sektor, banyak model bisnis, dan banyak perusahaan dengan skala global. Kedua, likuiditasnya cenderung lebih baik pada nama-nama besar. Ketiga, pasar AS memberi akses ke emiten yang sering dipakai sebagai core holding dalam portofolio global.

Karena itu, peran US stocks dalam portofolio besar biasanya bukan sekadar tambahan. Dalam banyak kasus, ia menjadi bagian penting untuk memperluas kualitas eksposur portofolio.

Hal yang Perlu Dipahami Sebelum Masuk Saham AS

Meski menarik, trading saham AS atau investasi di saham AS tetap perlu dipahami dengan benar. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • pergerakan harga bisa sangat cepat, terutama pada saham besar yang sensitif terhadap earnings atau sentimen makro
  • eksposur global berarti sentimen pasar dunia juga ikut memengaruhi portofolio
  • diversifikasi bukan berarti semua saham AS otomatis bagus
  • investor tetap perlu memahami valuasi, kualitas bisnis, dan tujuan alokasinya

Jadi, alasan investor modal besar masuk ke saham AS bukan karena pasar ini “pasti lebih untung.” Alasan utamanya adalah karena pilihan, kedalaman, dan kualitas eksposurnya memang lebih luas.

Kesimpulan

Investor modal besar mulai melirik saham AS karena pasar ini sering menjadi benchmark global, punya kedalaman market yang lebih besar, dan memberi akses ke perusahaan-perusahaan pemimpin dunia, terutama di sektor seperti teknologi dan healthcare.

Bagi investor Indonesia, investasi saham AS bisa menjadi cara untuk menambah diversifikasi dan kualitas eksposur portofolio. Yang penting, masuklah dengan tujuan yang jelas, bukan hanya karena market ini terlihat lebih besar. Mulai investasi saham AS lewat Gotrade dengan pendekatan yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan portofoliomu.

FAQ

Kenapa saham AS sering jadi acuan global?
Karena pasar saham AS, terutama NYSE dan Nasdaq, termasuk yang terbesar di dunia dan sangat berpengaruh terhadap sentimen pasar global.

Apa keunggulan saham AS dibanding pasar yang lebih kecil?
Keunggulannya biasanya ada pada kedalaman market, likuiditas, dan akses ke lebih banyak perusahaan global lintas sektor.

Apakah investor Indonesia tetap bisa punya portofolio lokal dan global sekaligus?
Bisa, dan banyak investor justru memakai pasar Indonesia dan saham AS untuk fungsi portofolio yang berbeda.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade