Options untuk Earnings Play: Timing IV Crush dan Strateginya

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • Earnings adalah volatility event, jadi harga opsi sebelum laporan sering sudah mahal karena IV naik.

  • IV crush setelah earnings bisa membuat long premium rugi walau arah saham tidak sepenuhnya salah.

  • Banyak trader justru menemukan setup yang lebih bersih setelah earnings, saat arah mulai jelas dan IV sudah turun.

Options untuk Earnings Play: Timing IV Crush dan Strateginya

Share this article

Options earnings play menarik karena earnings hampir selalu menjadi volatility event. Menjelang laporan, implied volatility atau IV biasanya naik karena pasar mencoba “memasang harga” untuk potensi lonjakan setelah angka keluar. Sesudah laporan rilis, ketidakpastian utama hilang, lalu IV sering turun cepat. Inilah yang dikenal sebagai IV crush.

Buat trader, artinya arah saham saja tidak cukup. Kamu bisa benar soal arah, tapi tetap rugi kalau premium yang kamu beli terlalu mahal dan penurunan IV setelah earnings lebih besar daripada keuntungan dari gerak harga.

Earnings Berarti Volatility Event?

Secara praktik, iya. Earnings adalah momen saat pasar menerima informasi baru yang bisa mengubah ekspektasi revenue, margin, guidance, dan valuasi dalam satu malam. Karena itu, option market biasanya menaikkan IV sebelum event.

Cboe juga menekankan bahwa single-stock volatility cenderung naik saat earnings mendekat, dan pasar opsi sering sudah “meng-implied” besar gerak harga tertentu sebelum laporan keluar. Jadi, saat kamu membeli opsi sebelum earnings, kamu bukan hanya membeli arah. Kamu juga membeli volatilitas yang sudah mahal.

Memahami IV Crush

IV crush terjadi saat premium opsi turun setelah earnings karena ketidakpastian utama sudah lewat. Bahkan kalau saham bergerak sesuai ekspektasi pasar, kontrak opsi bisa tetap turun nilainya jika move aktual tidak cukup besar untuk menutupi penurunan IV.

Logikanya sederhana:

Ini sebabnya long premium sebelum earnings perlu kehati-hatian tinggi. Setup-nya bisa benar, tapi pricing-nya belum tentu menguntungkan.

Pre-Earnings: Long Straddle Setup

Long straddle biasanya dipakai saat trader yakin akan ada gerak besar, tapi tidak yakin arahnya. Struktur dasarnya:

  • beli 1 call at-the-money

  • beli 1 put at-the-money

  • expiry sama

Strategi ini butuh gerak yang cukup besar ke salah satu arah agar total premi yang dibayar bisa tertutup. Masalahnya, karena earnings sudah menaikkan IV, long straddle sering masuk dengan harga mahal.

Long straddle lebih layak dipertimbangkan saat:

  • implied move tampak terlalu rendah dibanding potensi kejutan

  • saham punya riwayat gap besar saat earnings

  • kamu punya alasan kuat bahwa pasar salah mem-price event

Kalau tidak, kamu sedang membeli dua hal yang sama-sama mahal: arah dan volatilitas.

Post-Earnings: Directional Play

Setelah earnings, fokus trader biasanya bergeser dari “berapa besar geraknya?” menjadi “apakah tren lanjutan masih ada?” Di sini, directional play sering lebih bersih karena IV sudah turun dan harga opsi tidak lagi terlalu bengkak.

Beberapa pendekatan yang lebih masuk akal setelah earnings:

1. Buy call atau put setelah konfirmasi

Dipakai saat harga menembus level penting dan volume mendukung.

2. Vertical spread

Lebih efisien kalau kamu ingin defined risk dan tidak mau membayar premium penuh.

3. Saham langsung

Kadang justru lebih bersih daripada opsi kalau IV masih belum stabil. Bagian pentingnya adalah menunggu pasar menunjukkan arah, bukan menebak sebelum laporan.

Alternatif Calendar Spread

Calendar spread sering dipakai saat trader ingin memanfaatkan perbedaan tekanan IV antara opsi dekat expiry dan opsi yang lebih jauh.

Struktur dasarnya:

  • jual opsi near-term

  • beli opsi longer-term

  • strike sama

Menjelang earnings, opsi near-term biasanya menanggung IV lebih tinggi. Setelah event lewat, kontrak pendek bisa kehilangan nilai lebih cepat. Itu membuat calendar spread menarik sebagai alternatif yang lebih spesifik untuk bermain pada perubahan term structure IV, bukan sekadar arah harga.

Tetap ada risikonya. Kalau harga bergerak terlalu jauh dari strike, struktur ini juga bisa cepat kehilangan daya tarik.

Backtest Data: Apa yang Biasanya Terlihat?

Dalam banyak pengamatan trader opsi, pola yang sering berulang adalah:

  • IV naik menjelang earnings

  • IV turun setelah laporan

  • strategi long premium sebelum earnings butuh move yang benar-benar besar

  • strategi pasca-earnings sering lebih nyaman karena pricing lebih “bersih”

Jadi, pelajaran utamanya bukan bahwa satu strategi selalu unggul. Pelajarannya adalah: earnings play sangat sensitif pada pricing volatility, bukan hanya pada arah saham.

Kalau kamu ingin serius di earnings season, biasakan cek dulu implied move pasar sebelum entry. Pertanyaannya bukan cuma “akan naik atau turun?”, tapi “apakah gerak yang saya harapkan cukup besar untuk menutupi harga opsi yang saya bayar?”

Risk Sizing

Earnings play sebaiknya diperlakukan sebagai setup berisiko tinggi. Karena event-nya biner, sizing yang terlalu besar bisa merusak performa bulanan hanya dari satu trade.

Aturan praktis yang lebih sehat:

  • batasi risiko per trade di kisaran kecil

  • jangan anggap earnings sebagai high-conviction full-size trade

  • gunakan spread kalau ingin defined risk

  • hindari menumpuk beberapa posisi earnings yang sangat berkorelasi

Kalau kamu salah arah pada event biasa, kamu masih punya waktu bereaksi. Pada earnings, banyak keputusan pasar terjadi overnight. Itu sebabnya sizing harus lebih kecil dari trade biasa.

Kesimpulan

Strategi IV crush strategy dan options earnings play tidak bisa dibaca seperti trade arah biasa. Sebelum earnings, tantangan utamanya adalah premium yang mahal. Setelah earnings, peluang sering datang dari arah yang mulai jelas dan IV yang sudah turun.

Untuk trader serius, fokus terbaik bukan mencari strategi yang terdengar paling canggih. Fokusnya adalah memahami kapan kamu sedang membeli volatilitas mahal, kapan kamu sedang menjual ketidakpastian, dan kapan lebih baik menunggu event lewat dulu baru masuk posisi.

FAQ

Apa itu IV crush dalam options trading?
IV crush adalah penurunan implied volatility setelah earnings atau event besar, yang sering membuat harga opsi turun cepat meski arah saham tidak sepenuhnya salah.

Apakah long straddle selalu bagus sebelum earnings?
Tidak. Long straddle hanya masuk akal kalau gerak harga setelah earnings cukup besar untuk menutupi total premi yang dibayar.

Kapan earnings play lebih aman dilakukan?
Sering kali setelah earnings, saat arah mulai lebih jelas dan IV sudah turun, sehingga pricing opsi tidak seberat sebelum event.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade